Korupsi Dana PIP, Kepala Sekolah di Nagekeo-NTT Ditahan Polisi

Kamis, 30 Juni 2022 20:23
ilustrasi ditahan polisi

digtara.com – Penyidik unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Nagekeo, NTT menahan kepala sekolah berinisial ADDFD (45) terkait kasus korupsi.

ADDFD yang juga warga Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, NTT merupakan kepala sekolah SMP Negeri satu atap (Satap) Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.

Ia menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2017 hingga tahun 2020.

Dari perbuatannya ini, negara mengalami kerugian sebesar Rp 172.385.000.

AADFD ditahan sejak Kamis (30/6/2022) pasca diperiksa penyidik Satreskrim Polres Nagekeo.

“Sejak hari ini Kamis tanggal 30 juni 2022, sekitar pkl. 15.25 wita, satuan Reskrim Unit Tipidkor Polres Nagekeo telah melakukan penahanan tersangka dugaan tindak pidana korupsi dana PIP tahun 2017 hingga 2020 total kerugian negara 172.385.000 dari total siswa 287 orang pada SMP Negeri 1 Satap Nangaroro,” ujar Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Rifai, SH, Kamis (30/6/2022).

Menurutnya, oknum tersangka ini adalah guru pada sekolah tersebut.
“Selama melakukan korupsi, yang bersangkutan selaku kepala sekolah, dana telah digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

“Tersangka atas nama ADDFD, warga Desa Nangaroro Kabupaten Nagekeo asal Timor Leste,” tandas Kasat.

Saat ini, tersangka ditahan di rutan sel tahanan Polres Nagekeo di Aesesa.

Laman: 1 2

Berita Terkait