Kejari Medan Hentikan Tuntutan pada Empat Penadah Kasus Pencurian dengan Upaya Restorative Justice

Kamis, 28 April 2022 14:03
ist
Kejari Medan Hentikan Tuntutan pada Empat Penadah Kasus Pencurian dengan Upaya Restorative Justice

digtara.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menghentikan penuntutan berdasarkan Restorative Justice (RJ) terhadap empat tersangka kasus penadah barang curian. Penadah Kasus Pencurian

Empat tersangka yang mendapat keadilan restoratif yakni Ade Rohliana Sianturi alias Ade, Devi Pratiwi, Didi Sahputra alias Didi dan Raja Muda Firdaus Amri.

“JPU yang bertindak sebagai fasilitator melakukan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif kepada empat tersangka yang disangka melanggar Pasal 480 ke-1 KUHPidana,” kata Kepala Kejari (Kajari) Medan, Teuku Rahmatsyah saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (28/4/2022).

Baca: Tiga Bocah Perempuan Curi Uang 40 Juta, Polrestabes Medan: Kita Lakukan Restorative Justice

Teuku Rahmatsyah mengatakan, penghentian penuntutan keempat tersangka ini dilakukan setelah adanya koordinasi dengan penyidik untuk dapat menghadirkan korban, tersangka, saksi dan tokoh masyarakat agar perdamaian dapat dicapai dengan tulus serta ikhlas.

Sehingga korban sepakat memaafkan tersangka dengan alasan korban tidak akan mengulangi perbuatannya, mengganti kerugian yang dialami korban, tersangka menyesali dan mengakui perbuatannya serta tersangka meminta maaf dihadapan fasilitator dan para saksi lain.

“Syarat penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif sudah terpenuhi antara lain tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, ancaman pidana tidak lebih dari 5 tahun dan pidana dilakukan dengan nilai barang bukti atau kerugian yang ditimbulkan tidak lebih dari Rp 2.500.000,” jelasnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait