Kasus Vaksin Berbayar Tangkapan Polda Sumut, Dokter ASN Lakukan di Medan Binjai dan Jakarta

Rabu, 17 November 2021 21:37
digtara.com/mag-04

digtara.com – Tidak hanya beraksi melakukan vaksinasi berbayar di Medan, ternyata terdakwa dr Indra juga lakukan vaksinasi berbayar di Binjai dan Jakarta. Vaksin Berbayar Tangkapan Polda

Hal tersebut diungkapkan oleh Selvianty alias Selvi (telah divonis bersalah) saat menjadi saksi bagi dua terdakwa dokter berstatus ASN yakni dr Indra dan dr Kristinus dalam perkara vaksinasi berbayar hasil pengungkapan Polda Sumut di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (17/11/2021).

Selvi mengungkapkan, bahwa orang-orang yang divaksin di Jakarta tepatnya di Komplek Puri Deltamas Blok B Nomor 20-21 Jakarta sebanyak 98 orang adalah karyawan suami kakaknya bernama Hendri Usman yang sebelumnya juga ikut vaksinasi berbayar di Binjai.

Baca: Kapolda Apresiasi Brimob di NTT Tangani Covid-19 Melalui Dapur Umum dan Vaksinasi

“Setelah karyawannya vaksin di Binjai, lanjut di Jakarta, saya beri alamat ke dr Indra dan dia tinggal datang dan suntik, pembayarannya langsung dari Hendri Usman,” bebernya.

Saat dicecar hakim darimana vaksin dipereroleh untuk memvaksin orang-orang di Jakarta, Selvi mengaku tidak tahu. Meski demikian pelaksanaan vaksinasi di Jakarta tersebut, Selvi juga mengaku mendapat bagian.

Baca: Derita Eropa yang Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Gegara Warga Ogah Divaksin

Selain itu, Selvi juga mengungkapkan bahwa orang-orang yang ingin divaksin dipatok harga Rp 500 ribu untuk vaksin dosis pertama dan kedua.

Ia mengatakan awalnya vaksinasi berbayar tersebut ia lakoni bersama dr Kristinus, namun belakangan karena dr Kristinus kehabisan stok vaksin namun masih banyak yang belum mendapat vaksin ke dua, akhirnya vaksinasi berbayar tersebut diserahkan dr Kristinus ke dr Indra.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait