Kasus Tewasnya Santri Gontor, Sang Ibu Cari Keadilan ke Hotman Hingga Polisi Turun Tangan

Selasa, 06 September 2022 17:16

digtara.com – Setelah viral ibu bernama Soimah menuntut keadilan terkait kematian anaknya di Pondok Pesantren Gontor, polisi mulai bergerak. Polisi kini telah mengantongi dua nama terduga pelaku.

“Polres mengantongi terduga pelaku penganiaya dan kita melengkapi proses penyelidikan ini secara sempurna,” ujar Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo kepada wartawan, Selasa (6/9/2022).

Catur menyebutkan kedua nama ini didapat setelah dilakukan olah TKP dan hasil pemeriksaan sejumlah saksi. Selain itu, Catur mengatakan terdapat sembilan saksi yang diperiksa, di antaranya 4 dokter, 2 santri, dan 3 pengasuh pondok.

Sementara itu, olah TKP digelar hari ini di Ponpes Gontor. Catur mengatakan nantinya pihaknya akan mengumpulkan seluruh barang bukti serta kronologi kejadian lewat olah TKP ini.

“Kita hari ini olah TKP sekalian pengumpulan barang bukti dan akan dilanjutkan prarekonstruksi,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo.

Sebelumnya, seorang ibu bernama Soimah mengaku anaknya bernama AM (17) meninggal pada 22 Agustus 2022 pada pukul 06.45 WIB.

Dia baru mendapat kabar 3 jam setelahnya, tepatnya pada pukul 10.00 WIB. Soimah menduga putranya, yang mondok di Ponpes Gontor, itu tewas karena dianiaya.

Pihak Ponpes Awalnya Tak Terbuka,Ibu cari keadilan

Laman: 1 2 3

Berita Terkait