Kasus Tambang Emas Ilegal di Madina Yang Tewaskan 12 Orang Emak-emak, Polda Sumut Tetapkan 2 Tersangka

Senin, 09 Mei 2022 15:50
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi. (foto:rezky)

Kasat Reskrim Polres Madina AKP Edi Sukamto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis 28 April 2022 sekitar pukul 15.00 WIB.

Ketika itu, seorang saksi Irwansyah Lubis, (20) berangkat menuju lokasi Sibinael untuk meleles atau mencari butiran emas.

Saat tiba di lokasi penambangan, saksi sudah melihat beberapa orang sudah mulai memasuki Lobung atau Lobang Pendompengan untuk melakukan aktifitas meleles.

Beberapa orang yang masuk ke Lobang Pendompengan tersebut melakukan pengambilan material berupa bebatuan kecil dan pasir yang mengandung butiran emas dengan menggunakan tumbilang, ember dan dulang.

Baca: Pasca 12 Penambang Tewas di Madina, BEM Nusantara Minta Evaluasi Kinerja Dirkrimsus Polda Sumut

“Tidak berapa lama kemudian terjadi longsor pada bagian tebing Lobang dompengan tersebut, sehingga menimbun seluruh orang yang berada di Lobang,” ucapnya.

Edi menambahkan, akibat Longsoran tebing tersebut 12 orang Meninggal Dunia dan 2 Orang berhasil selamat Keluar dari Lobang.

“Setelah kejadian tersebut saksi dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi tersebut membantu mencari korban yang tertimbun dengan alat seadanya,” ucapnya lagi.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait