Kasus Sate Beracun, Chandra Siagian SH: Silahkan Jaksa Lakukan Pembuktian

Jumat, 17 September 2021 20:52
ist
Kuasa hukum korban, Chadra Siagian SH MH.

digtara.com – Proses hukum kasus sate beracun yang kini telah bergulir di Pengadilan Negeri Bantul, menjadi perhatian publik. Terutama juga dari keluarga korban meninggal dunia NF (10) warga Salakan, Bangunjiwo, Bantul. Kasus Sate Beracun

Keluarga korban melalui kuasa hukumnya, Chadra Siagian SH MH, menyatakan akan mencermati jalannya persidangan ke depan. Diharapkan berlangsung lancar, serta meskipun dilakukan secara daring tapi dapat menghadirkan semua saksi-saksi.

“Kami mempercayakan kepada Jaksa Penuntut Umum perkara tersebut untuk dapat melakukan pembuktian sesuai dakwaan,” ujarnya, di Kantornya Jalan Bantul 74, Dukuh RT 066/RW 013, Gedongkiwo Yogyakarta, Jumat (17/9/2021).

Sehari sebelumnya dalam sidang perdana di PN Bantul, terdakwa NA (27) asal Majalengka hanya mengikuti persidangan secara daring dari dalam Lapas Perempuan Wonosari. Tampak di ruang sidang tim pengacaranya, majelis hakim diketuai Aminuddin SH dan Tim Jaksa Penuntut Umum.

Terdakwa dijerat dengan dakwaan berlapis, primer melanggar Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana), subsider Pasal 338 KUHP, lebih subsider Pasal 353 ayat 3 KUHP, lebih subsider lagi Pasal 351 ayat 3 KUHP.

Sedangkan dakwaan kedua melanggar Pasal 80 ayat 3 jo 78 UU RI Nomor 35 Tahun 2004 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 350 KUHP.

Laman: 1 2

Berita Terkait