Kasus Nenek Dianiaya dan Diperkosa Pemuda Mabuk P21, Polisi Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan

Jumat, 15 April 2022 08:51
int
Ilustrasi

digtara.com – Berkas Perkara kasus penganiayaan dan pemerkosaan dengan tersangka Naaman Baitninas alias Aman (33), dinyatakan lengkap atau P21 oleh pihak kejaksaan negeri Oelamasi Kabupaten Kupang.

Kamis (14/4/2022), tersangka pun diserahkan penyidik Satreskrim Polres Kupang dan Polsek Amfoang Timur ke jaksa.

Tersangka Aman disangka melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang nenek berusia 71 tahun di Dusn II, Desa Nunuanah, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang.

Korban kasus ini BT (71), warga Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, NTT.

“Berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Jaksa Penuntut Umum,” ujar Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto, SIK MH, Kamis (14/4/2022).

Baca: Nenek 71 Tahun Dianiaya dan Diperkosa Pemuda Mabuk

Selanjutnya tersangka menjadi tahanan jaksa dan menunggu jadwal sidang di PN Oelamasi Kupang.

Tidak hanya diperkosa, korban pun dianiaya dengan tangan dan kayu karena korban berusaha membela diri dan enggan melepaskan celana yang ditarik paksa pelaku.

Pemerkosaan dan penganiayaan ini dialami korban beberapa waktu lalu saat acara ulang tahun anak dari ketua RT 11/RW 03, Dusun II, Desa Nunuanah, Kecamatan Amfoang Timur, Melkias Nenobahan.

Usai pesta, sekitar pukul 02.00 wita, di lokasi acara tersisa Melkias Nenobahan (pemilik rumah), Neman Safes dan tersangka masih duduk-duduk menikmati minuman keras jenis sopi sambil mendengarkan musik.

Selang  beberapa saat melintas Oktovianus Taiboko, Simeon Nobel, Timotius Taiboko dan Felipus Taiboko menggunakan dua unit sepeda motor dan berboncengan.

Melkias Nenobahan kemudian memanggil mereka dan diajak bergabung minum sopi bersama.

Mereka minum sopi bersama sambil bercerita.

Laman: 1 2 3 4

Berita Terkait