Kasus Diambil Alih KPK, Polda NTT Limpahkan Barang Bukti Uang dan Mobil

Senin, 19 September 2022 16:40

digtara.com – Penyidik Ditreskrimsus Polda NTT menyerahkan dan melimpahkan barang bukti kasus korupsi pengadaan bawang merah tahun anggaran 2018 di Kabupaten Malaka, NTT ke KPK.

Pelimpahan ini dilakukan menyusul penanganan kasus ini diambil alih KPK.

“Kita limpahkan ke KPK setelah penanganan kasus ini diambil alih KPK,” ujar Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Setyo Budiyanto, SH MH di Polda NTT.

Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Setyo Budiyanto, SH MH mengakui kalau pengambil alihan perkara pengadaan bibit bawang dilakukan KPK setelah penanganan kasus ini dihentikan pada tahun 2021 lalu dan dibuka kembali pada tahun 2022.

“Penanganan lebih lanjut oleh KPK demi efektifitas dan efisiensi. Disisi lain pihak-pihak yang berperkara perlu aspek kepastian hukum,” ujar Kapolda NTT.

Penyidik Subdit III/tindak pidana Korupsi (Tipikor) Dit Reskrimsus Polda NTT sebelumnya menyita sejumlah barang bukti terkait tindak pidana korupsi pengadaan benih bawang merah tahun anggaran 2018 di Kabupaten Malaka.

Barang bukti tersebut antara lain dua box dokumen perencanaan, proses pengadaaan, dokumen pelaksaan kontrak serta dokumen pembayaran terkait paket pekerjaan pengadaan benih bawang merah pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka Tahun Anggaran 2018.

Satu unit mobil HRV warna hitam nomor polisi W 1175 VK senilai Rp 400.000.000 milik tersangka Severinus Defrikandus Siriben.

Polisi juga menyita uang tunai Rp 665.696.000 dari sembilan tersangka.

Terbanyak disita uang Rp 250 juta dari tersangka Marthinus Bere, SE (PNS/Kabag ULP Kabupaten Malaka tahun 2018).

Jumlah total penyelamatan keuangan negara Rp 1.065.696.000.

Seluruh barang bukti ini diserahkan ke penyidik KPK disertai berita acara pelimpahan.

Berita Terkait