JPU Tuntut Tinus Tanaem dengan Hukuman Mati

Senin, 27 Desember 2021 16:30
JPU Tuntut Tinus Tanaem dengan Hukman Mati

digtara.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kupang menuntut pidana hukuman mati kepada Yustinus Tanaem alias Tinus, tersangka kasus pembunuhan dan pemerkosaan dua gadis di Kupang.

Tuntutan hukuman mati terhadap Tinus dibacakan JPU dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Oelamasi, Senin (27/12/2021) siang.

Tim JPU masing-masing Pethres M. Mandala, SH., Shelter F. Wairata, SH., dan Vinsya Murtiningsih, SH.

Baca: Di Hadapan Hakim, Tinus Tanaem Akui Semua Perbuatannya, Pekan Depan Tuntutan JPU

Persidangan dipimpin Hakim Ketua Fransiskus Xaverius Lae, didampingi Hakim Anggota Afhan Rizal Alboneh, SH dan Fridwan Fina, SH.

JPU menuntut majelis hakim PN Oelamasi yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan, menyatakan terdakwa Yustinus Tanaem terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan rencana terlebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dan penganiayaan terhadap anak hingga mengakibatkan matinya anak, dan dengan tipu muslihat dan rangkaian kebohongan membujuk anak untuk melakukan persetubuhan dengannya, sebagaimama diatur diancam pidana dalam Pasal 340 KUHP dan Pasal 80 Ayat (3) Jo Pasal 76C Undang-Undang (UU) RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 81 Ayat (2) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana dakwaan Penuntut Umum.

Baca: Sidang Lanjutan Ungkap Gangguan Kejiwaan Tinus Tanaem, Begini Kata Dokter

Selanjutnya JPU menuntut agar hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Yustinus Tanaem dengan pidana mati dan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan.

JPU juga mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan terdakwa, yaitu perbuatan terdakwa mengakibatkan dua orang wanita meninggal dunia yaitu korban dewasa dan korban anak.

Laman: 1 2 3 4

Berita Terkait