Istri Melahirkan, Wali Kota Non Aktif Tanjungbalai Pindah ke Rutan Tanjung Gusta Medan

Jumat, 08 Oktober 2021 09:00
int
Wali Kota Non Aktif Tanjungbalai Muhammad Syahrial

digtara.com – Wali Kota Non Aktif Tanjungbalai Muhammad Syahrial akan menjalani hukuman penjara di Rutan Tanjung Gusta Medan. Kepastian itu didapat setelah jaksa Leo Sukoto melakukan eksekusi.

Eksekusi dilakukan setelah adanya putusan pengadilan tetap yakni putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan Nomor: 46/Pid.Sus-TPK/2021/PN. Mdn tanggal 20 September 2021.

M Syahrial merupakan terpidana 2 tahun penjara dalam kasus suap sebesar Rp1,6 miliar yang melibatkan mantan penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju.

Ia selama ini ditahan di Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK Jakarta Selatan.

Syahrial sempat dua kali meminta agar dipindahkan ke Medan dengan alasan istrinya melahirkan.

“Terpidana dieksekusi ke Rutan Klas I Medan untuk menjalani pidana penjara 2 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui keterangan tertulis.

Selain pidana penjara, Hakim Ketua, As’ad Rahim Lubis juga menghukum Syahrial dengan denda Rp100 juta subsider 4 bulan kurungan.

Laman: 1 2

Berita Terkait