Investigasi ICW: Bangunan Sekolah Kokoh Dirobohkan Demi Mendapat DAK Rp34 M di Taput

Jumat, 24 September 2021 10:32
ist
Bangunan yang dinilai masih kokoh dan layak pakai dirubuhkan demi DAK

digtara.com – Lebih dari 50 unit bangunan sekolah dari mulai tingkat TK hingga SMP di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), dirobohkan untuk dibangun kembali dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp34 miliar. Nomenklatur penggunaan anggaran disebut dengan rehabilitasi ruangan dengan tingkat kerusakan minimal sedang.

Menyikapi penggunaan anggaran ini, investigator Indonesian Corruption Watch Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Murhasir Manalu menyayangkan alokasi penggunaan anggaran tersebut oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan RI.

“Puluhan bangunan yang masih sangat layak terpaksa dirobohkan hanya untuk menyerap anggaran DAK senilai Rp34 miliar. Ini sama saja buang-buang anggaran,” ujar Murhasir, Jumat (24/9/2021).

Bangunan-bangunan yang dirobohkan, ungkap Murhasir, didominasi oleh bangunan yang dinilai masih sangat layak dari sisi kondisi kekokohan bangunan. Hal itu ia simpulkan setelah melakukan investigasi dengan menyambangi satu per satu sekolah penerima dana dimaksud.

“Lihat saja di lokasi SMPN 2 Tarutung, SMPN 3 Tarutung, dan lainnya di 15 kecamatan se Taput. Kita miris, saat bangunan yang masih sangat kokoh dihancurkan. Sementara masih sangat banyak bangunan sekolah lainnya yang terancam roboh dan lebih membutuhkan anggaran ini,” terangnya.

Salah Sasaran

Laman: 1 2 3

Berita Terkait