Eksepsi Terdakwa Pembunuh Ibu dan Anak di Kupang, Minta Hakim Tolak Perkara yang Diajukan JPU

Selasa, 17 Mei 2022 20:09
ist
Suasana sidang Randy Badjideh

digtara.com – Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang kembali menggelar sidang kedua terdakwa pembunuh ibu dan anak, Randy Suhardy Badjideh, Selasa (17/5/2022). Sidang kedua ini adalah pembacaan eksepsi dari terdakwa.

Eksepsi merupakan tangkisan, keberatan sangkalan atau sanggahan dari terdakwa dan/atau penasihat hukum terdakwa.

Sidang dipimpin majelis hakim Wari Juniati, SH MH (Hakim Ketua), Y. Teddy Windiartono, SH M.Hum (Hakim Anggota), Reza Tyarama, SH (Hakim Anggota), Anak Agung Gede Oka Mahardika, SH (Hakim Anggota) dan Murthada Moh. Mberu, SH MH (Hakim Anggota).

Sementara jaksa penuntut umum masing-masing Herman R. Deta, SH, Mawardi, SH, Herry C. Franklin, SH, Jonathan S. Limbongan, SH dan Sisca Gitta Rumondang, SH serta dua panitera masing-masing Jaret Isnain Sungkono, SH dan David Bistolen, SH.

Sekitar pukul 09.35 Wita, terdakwa tindak pidana pembunuhan, Randy Badjideh tiba di Penggadilan Negeri Kelas 1A Kupang dikawal polisi dan pengawal tahanan Kejari Kota Kupang, dengan menggunakan mobil tahanan kejaksaan Negeri kupang nomor polisi DH 149 WB.

Hakim Ketua memberikan kesempatan kepada penasehat hukum terdakwa untuk membacakan eksepsi yang ditujukan kepada JPU sebagai tangkisan atau pembelaan sebagai keberatan terhadap formalitas atau adanya cacat formal pada surat dakwaan penuntut umum untuk terpenuhinya keadilan bagi terdakwa.

Penasehat hukum menilai dakwaan penuntut umum Kejari Kota Kupang dipaksakan oleh penutut umum.
Hal ini berdasarkan surat dakwaan oleh penuntut umum berbeda dengan hasil penyidikan penyidik Polda NTT.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait