Dua Mantan Kades di Malaka NTT Ditahan Terkait Korupsi Wahana dan Gedung PAUD

Rabu, 29 Juni 2022 09:00
int
Ilustrasi

digtara.com – YKB, Mantan Kepala Desa Manumutin Silole, Kecamatan Sasitamean dan JTN, mantan Kepala Desa Alala, Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka, NTT ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh penyidik Kejaksaan Negeri Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mantan Kades Ditahan Korupsi

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Michael AF Tambunan membenarkan, Rabu (29/6/2022).

“Setelah kita tetapkan keduanya sebagai tersangka, kita langsung tahan mereka,” ujar Michael.

Mantan Kepala Desa Manumutin Silole YKB, diduga menggunakan uang kegiatan pengadaan Wahana pendidikan anak usia dini (PAUD, pengadaan mesin jagung dan penyediaan air bersih.

Baca: Polisi di Nagekeo-NTT Selamatkan Ratusan Juta Uang Negara dari Operasional Puskesmas

Kemudian, pembibitan tanaman pangan dan perkebunan, serta penyertaan modal badan usaha milik desa, untuk kepentingan pribadinya.

“Besaran anggaran yang digunakan untuk kepentingan pribadinya itu sebanyak Rp 174.120.000,” ungkap dia.

Sedangkan, Kepala Desa Alala JTN, diduga menggunakan uang untuk kegiatan pembangunan jalan sirtu, pembangunan jalan rabat beton, pembangunan gedung PAUD, serta penyertaan modal badan usaha milik desa, untuk kepentingan pribadinya dengan jumlah uang sebesar Rp 154.741.197.

Baca: PMI Apresiasi Polda NTT Sumbangkan 1.055 Kantong Darah

Menurut Michael, keduanya ditetapkan tersangka, setelah pihaknya menerima laporan dari Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Malaka, sehingga pihaknya menyelidiki kasus itu.

Keduanya kata Michael, dijerat Pasal 2 Ayat 1 Subsidair Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Laman: 1 2

Berita Terkait