Dokter Gigi Gadungan Asal TTU Ditahan di Polres Kupang Kota, Terancam 5 Tahun Penjara

Jumat, 24 September 2021 13:51
ist
Anton (kaos hitam tengah), dokter gigi gadungan yang diamankan dari kediamannya

digtara.com – AHH alias Anton (35), warga Desa Bijeli, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dokter gigi gadungan itu sudah ditahan setelah diperiksa intensif oleh penyidik unit tindak pidana tertentu (Tipiter) Sat Reskrim Polres Kupang Kota.

Anton pun resmi ditahan sejak pekan lalu hingga 20 hari kedepan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka dijerat dengan pasal 78 jo pasal 73 Ayat (2) Undang-Undang nomor 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran. Ancaman hukuman 5 tahun penjara,” ujar Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, SH di Mapolres Kupang Kota, Jumat (24/9/2021).

Pasal tersebut menjelaskan setiap orang dilarang menggunakan alat, metode atau cara lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menimbulkan kesan seolah-olah yang bersangkutan adalah dokter atau dokter gigi yang telah memiliki tanda registrasi dan/atau surat izin praktik.

Lulusan D III

Polisi mengamankan pelaku di rumahnya di Desa Bijeli Noemuti, Kabupaten TTU pekan lalu. Dari hasil pemeriksaan terungkap kalau pelaku pernah sekolah perawat gigi dan merupakan lulusan diploma III teknik gigi.

“Pelaku praktek dokter gigi tanpa ijin tanpa dilengkapi surat tanda registrasi (STR) perawat/dokter gigi,” tandas Kasat Reskrim.

Seharusnya, pemasangan dan perawatan gigi harus dilakukan dokter atau perawat yang memiliki ijin dan keahlian.

“Pelaku mengaku sebagai dokter gigi yang beroperasi di Kota Kupang dan Kabupaten TTU,” tandas Kasat Reskrim Polres Kupang Kota.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait