Dipolisikan Soal Kasus Pengeroyokan, Kepala SD di Kupang Lapor Balik Mengaku Dianiaya

Senin, 06 Juni 2022 08:47
Ilustrasi pengeroyokan. (int)

Penganiayaan ini mengakibatkan pelipis korban bengkak.

Belum puas melakukan aksinya, pelaku mengambil kursi kayu dan memukul korban satu kali.

Lalu korban berusaha menghindar. akan tetapi ujung kaki kursi tersebut mengenai bibir atas bagian kiri.

Aksi kekerasan ini mengakibatkan bibir korban mengalami luka robek dan mengeluarkan darah.

Baca: Usai OTT Peras Pengusaha Perumahan, Kadis PUPR Kota Kupang Resmi Ditahan

“Benar ada aksi saling lapor. Guru melapor kasus pengeroyokan di Polres Kupang dengan terlapor kepala sekolah dan 6 pelaku lainnya, sementara kepala sekolah melaporkan kasus penganiayaan di Polsek Fatuleu dengan terlapor guru (Anselmus Nalle),” ujar Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto, SIK MH didampingi Kapolsek Fatuleu Ipda Muslikan Sara, MM saat dikonfirmasi Senin (6/6/2022).

Polisi di Polsek Fatuleu sudah memeriksa Alexander Nitti selaku korban dan sudah divisum.

Polisi juga meminta keterangan dari beberapa saksi antara lain Yosepus Nuban, SPd (55) dan Feby Dian Reke (44), keduanya guru pada SD negeri Oelbeba Kabupaten Kupang.

Baca: Belasan Kali Masuk Penjara, Warga Kupang Ini Kembali Dibekuk Polisi Usai Mencuri

Diberitakan sebelumnya, aksi kekerasan berupa penganiayaan di lembaga pendidikan terjadi di kabupaten Kupang, NTT.

Seorang guru di Kabupaten Kupang babak belur dipukul kepala sekolah dan beberapa guru serta kerabat kepala sekolah.

Laman: 1 2 3 4

Berita Terkait