Dilaporkan Kasus Pencemaran Nama Baik, Anak Bupati Labusel Ditetapkan Sebagai Tersangka

Rabu, 21 September 2022 14:53
digtara.com/rezky herdana
Kabis Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi

digtara.com – Penyidik Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut menetapkan DKS anak Bupati Labuhanbatu Selatan, Edimin, sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik.

Penetapan tersangka DKS dibenarkan Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi, Rabu (21/9/2022).

“Iya, sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ucapnya kepada wartawan.

Baca: Viral! Bupati Labusel Ribut ke Pendemo hingga Bilang Monyet, Ternyata Ini Yang Terjadi

Hadi menambahkan penyidik telah melimpahkan berkas perkara DKS itu ke kejaksaan. Saat ini jaksa penuntut umum (JPU) tengah meneliti berkas perkara tersebut.

“Nanti kita tunggu berkas yang saat ini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan. Kita tunggu hasilnya,” ucapnya lagi.

Namun, Hadi menyebut bahwa tersangka DKS tidak ditahan lantaran hukumannya dibawah 5 tahun.

Baca: Ninja Sawit Yang Ditembak Petugas Polisi di Labusel, Ini Penjelasan Polda Sumut

Sebelumnya,anak bupati Labusel, DKS dilaporkan oleh Andi Syahputra Nasution setelah namanya disebut-sebut di kolom komentar akun Facebook.

Anak bupati itu dilaporkan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kasus tersebut bermula dari unggahan akun Facebook atas nama Nia Lim pada 9 November 2021 yang berisikan nada sindiran.

Laman: 1 2

Berita Terkait