Dijanjikan Proyek, Warga Tapteng Ditipu, Rp 20 Juta Raib

Sabtu, 28 Mei 2022 16:18

digtara.com – Ranto Maridup Matodang, warga Tapteng, menjadi korban penipuan. Uang raib sementara proyek pembangunan pesantren di Desa Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng ternyata cuma fiktif.

Tanpa ragu, Ranto menyetor Rp 20 juta sebagai uang muka kepada orang yang menjanjikan proyek tersebut.

Rupanya, proyek yang dijanjikan sejak tahun 2019 lalu itu tak kunjung terealisasi. Sementara, duit Rp 20 juta yang disetor pun tak kembali.

Ranto yang merasa kena tipu, melaporkan kasus tersebut ke Polres Sibolga, Jumat (18/2/2022).

“Korban (Ranto) menyerahkan uang Rp20 juta tersebut kepada tersangka JL, di Bundaran Jalan Sibolga-Barus, Sibolga sekira pukul 10.00 WIB, Selasa (13/2/2019) silam. Uang tersebut diberikan sebagai fee proyek pembangunan pesantren di Hutabalang, Tapteng,” kata Kasi Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin, dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/5/2022).

Polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan terduga pelakunya, yakni seorang pria berinisial JL (39), warga Desa Unte Mungkur IV, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapteng.

“Pria JL ditangkap di seputaran Kelurahan Kotabaringin, Kota Sibolga, sekira pukul 15.00 WIB, Senin (16/5/2022),” kata Sormin.

Kepada polisi, tersangka JL mengakui perbuatannya. Awalnya, JL menghubungi temannya Edison Situmeang untuk mencarikan pemodal pembangunan pesantren atau SMA Islam Insan Cendekia Tahfidz Quran Yatim Piatu Duafa di Hutabalang, Tapteng.

Berselang lima hari, Edison Situmeang menghubungi tersangka JL seraya mengabarkan ada orang yang mau jadi pemodal dan berjanji untuk bertemu di warung di Desa Gontingmahe, Kecamatan Sorkam.

Laman: 1 2

Berita Terkait