Dianiaya Anak Sendiri, Ibu 91 Tahun Datangi Polrestabes Medan Minta Kejelasan Kasusnya

Kamis, 07 Oktober 2021 16:00
ist
Lempeh br Sinulingga (91) yang melaporkan penganiayaan yang dilakukan anaknya

digtara.com – Lempeh br Sinulingga (91) warga Jalan Besar Gelugur Rimbun Kecamatan Kutalimbaru Deliserdang datang ke Polrestabes Medan untuk mengetahui kejelasan kasus penganiayaan yang dialaminya, Kamis (07/10/2021). Ia mengaku dianiaya anak sendiri.

Lempeh datang bersama anaknya yang paling kecil Sinaria Ginting dan kuasa hukumnya Sumber Simbolon.

Kuasa hukum korban mengatakan kedatangannya ke Polrestabes Medan untuk mengetahui kejelasan kasus kliennya.

Baca: Sebelum Tewas Dibegal, Driver Ojol di Medan Baru Terima Komisi Jual Mobil

“Kami datang ke Polrestabes untuk menanyakan kepada penyidik bagaimana kelanjutan kasus klien kami terkait penganiayaan pasal 351. Klien kami melapor dari tanggal 13 April 2021 namun sampai sekarang belum ada kejelasan,” ucapnya kepada wartawan.

Baca: Ngeri! Driver Ojol Tewas, Diduga Jadi Korban Begal di Medan

Untuk terlapor dirinya mengatakan ada 3 orang yaitu 1 anak kandung korban dan 2 cucu korban.

“Untuk terlapor yaitu anaknya sendiri Ibrahim Ginting dan 2 cucunya yaitu Jeremia Ginting dan Elbina br ginting,” ucapnya.

Sumber Simbolon menceritakan awal mula perselisihan keluarga yang berujung penganiayaan ini bermula dari tahun 2016 dimana korban Lempeh kehilangan surat tanah miliknya.

“Jadi dia nanya ke anaknya tidak ada yang ngaku, jadi dianggap korban sudah hilang lah surat ini, jadi dia mau buat baru lagi, pada saat proses untuk mau membuat baru, barulah anaknya si Ibrahim ini ngaku kalau dia yang ambil surat tanah itu,” katanya.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait