Demi Keamanan, Ibu Korban Pelecehan Seksual Ajukan Permohonan Perlindungan Saksi

Jumat, 10 September 2021 17:15
istimewa
Demi Keamanan, Ibu Korban Cabul Ajukan Permohonan Perlindungan Saksi

digtara.com – PA ibu kandung RA (10) korban pelecehan seksual di Medan melalui kuasa hukum Irwansyah Nasution and Fartners mengajukan permohonan perlindungan saksi dan korban.

Surat permohonan itu ditujukan kepada Ketua lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Drs Hasto Atmojo Suroyo , M.Krim di Jakarta, Jumat, (10/09/2021).

Penasihat hukum korban, Irwansyah Putra Nasution SH kepada digtara.com mengatakan, berdasarkan keterangan dan pengakuan kliennya, PA dan RA dan hasil observasi di lapangan, korban tidak memiliki tempat tinggal dan hidup berpindah-pindah dari rumah satu ke rumah yang lainnya.Pemilik rumah yang ditumpangi juga tidak memiliki hubungan darah, keluarga dari keturunan atau kerabat dekat. Sehingga dikhawatirkan keselamatannya.

Baca: Kasus Pencabulan 10 Pria Bertopeng di Medan Belum Temui Titik Terang

Disebutkan, PA merupakan ibu rumahtangga berstatus single parent. Dengan kondisi tersebut terpaksa harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan dirinya beserta keluarga.

Setiap harinya PA bekerja dari pukul 19.00 Wib hingga esok harinya pukul 08.00 Wib pada udaha peternakan di kawasan Pantai Labu, Deliserdang.

Baca: Kasus 10 Pria Bertopeng Cabuli Bocah, LBH Medan: Itu Kejahatan Luar Biasa

Pada saat bekerja, korban pencabulan RA terpaksa dititipkan di rumah warga yang bersedia untuk menampung sementara. Tidak jarang RA terpaksa ikut ibunya karena takut dan khawatir atas peristiwa yang dialaminya.

Sehingga sangat memungkinkan akan mengganggu proses pemulihan trauma dari RA.

Laman: 1 2

Berita Terkait