Terlibat Narkoba Personel Polrestabes Medan Dipecat dengan Tidak Hormat

  • Whatsapp
Upacara PTDH di Makopolrestabes Medan, Senin (16/11/2020). (istimewa)

digtara.com – Polrestabes Medan memecat 8 personel anggota Polri melalui upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Senin (16/11/2020). Bukan tanpa alasan, pemecatan tersebut dilakukan karena yang bersangkutan melanggar aturan kedisiplinan yang berlaku.

Bahkan, satu diantara personel yang dipecat tersebut terlibat kasus narkotika yang jelas-jelas menjadi musuh bersama.

Kedelapan personel tersebut yakni, Aiptu Zamarul, Bripka Sugianto, Brigadir Arianto, Brigadir Ade Sukma Satria, Brigadir Eben Arjuna Tambunan, Briptu Jonni, Briptu Bambang Irawan, dan Briptu Ade Sahputra Ginting.

Muat Lebih

Dalam upacara yang dipimpin langsung Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, hanya satu anggota yang hadir yaitu Brigadir Eben Arjuna Tambunan.

Riko menjelaskan bahwa dari kedelapan personel tersebut, satu diantaranya merupakan personel yang terlibat kasus narkotika yakni Briptu Ade Sahputra Ginting, Yang bersangutan pada 9 Juni 2020 lalu memasukkan narkotika jenis sabu ke Rumah Tahanan Polisi (RTP).

Disersi

Sementara, tujuh anggota lainnya disebabkan Disersi. Yaitu pengingkaran tugas atau jabatan tanpa permisi (pergi, bebas atau meninggalkan) dan dilakukan dengan tanpa tujuan kembali.

Baca: Polrestabes Medan Musnahkan 54,9 Kg Sabu dan 977 Butir Pil Ekstasi

“Ada delapan orang yang hari ini dengan sangat terpaksa kita berhentikan dengan tidak hormat. 7 orang karena mereka tidak masuk dinas selama 30 hari berturut-turut. Kemudian satu orang karena kasus narkoba,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan untuk semua personel Polri di jajaran Polrestabes Medan agar menjadi pembelajaran untuk tidak melakukan hal serupa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan