Bos Musim Mas dan Wilmar Tersangka, Jaksa Agung Bernyali dan Tegas

Rabu, 20 April 2022 11:33
ist
Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak

digtara.com – Kejaksaan Agung menetapkan 4 (empat) orang tersangka dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO), Selasa (19/4/2022).

Ke empat tersangka itu masing-masing Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia berinisial MPT; Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group (PHG) berinisial SMA; dan General Manager di PT Musim Mas berinisial PT.

Penetapan tersangka dalam kasus itu langsung disampaikan Jaksa Agung ST Burhanuddin di hadapan awak media.

Menurut Burhanuddin, ketiga tersangka dari pihak perusahaan telah secara intens berusaha mendekati IWW agar mengantongi izin ekspor CPO.

Baca: Masuki Musim Hujan, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Dampak Potensi Curah Hujan Tinggi

Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak memberikan apresiasi atas komitmen Kejaksaan dalam penegakan hukum, khususnya dalam dugaan tindak pidana korupsi minyak goreng, dalam hal ini fasilitas ekspor CPO.

“Komisi Kejaksaan memberikan dukungan dan apresiasi tinggi atas kinerja penegakan hukum oleh Kejaksaan dalam kasus yang sangat merugikan perekonomian negara ini,” tegas Barita Simanjuntak dalam keterangannya, Rabu 20 April 2022.

Baca: Penasaran, Cek Profil Dirjen Daglu Kemendag yang Jadi Tersangka Kasus Minyak Goreng

Penetapan tersangka yaitu oknum pejabat di Kemendag dan pihak petinggi perusahaan swasta membuktikan Kejaksaan telah bekerja profesional, terukur dan progresif serta yang tidak kalah pentingnya bernyali dan berani.

“Jaksa Agung ST Burhanuddin dan jajarannya di Jaksa Agung Pidana Khusus punya nyali dan berani mengusut kasus ini. Kita kawal prosesnya hingga ke persidangan,” tegas Barita.

Laman: 1 2

Berita Terkait