Besok, 8 Terdakwa Kasus Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Nonaktif Disidang

Selasa, 26 Juli 2022 16:13
ist
Besok, 8 Terdakwa Kasus Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Nonaktif Disidang

digtara.com – Sesuai rencana, Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Kabupaten Langkat akan melaksanakan sidang perdana kasus kerangkeng manusia dengan delapan terdakwa.

Sidang ini rencananya beragendakan pembacaan dakwaan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Langkat terhadap 8 terdakwa dengan 3 berkas penuntutan terpisah.

“Benar, ada 3 perkara terdaftar di PN Stabat dengan nomor perkara 467/Pid.B/2022/ PN Stb atas nama terdakwa Dewa PA dan dkk, 468/Pid.B/2022/PN Stb atas nama terdakwa Hermanto Sitepu alias atok dan dkk, 469/Pid.B/2022/PN Stb atas nama terdakwa Terang Ukur Sembiring alias Terang dan dkk,” kata Humas PN Kelas IB Stabat, Dicki Irvandi, Selasa (27/7/2022).

Baca: Beraksi di Rumah Kosong, Pemuda Asal Desa Serapuh Langkat Ditangkap Warga

Dalam perkara ini, lanjutnya, pimpinan juga telah menunjuk formasi majelis hakim yang akan menyidangkan perkara tersebut.

“Nanti dalam sidang, ibu Halida Rahardhini sebagai ketua majelis hakimnya,” pungkas Dicki Irvandi.

Sementara hasil penelusuran secara online (SIPP) PN Medan, ketiga berkas perkara kedelapan terdakwa yang mengakibatkan tewasnya penghuni kerangkeng yaitu atas nama Terang Ukur Sembiring alias Terang, Junalista Surbakti, Suparman Perangin-angin dan Rajisman Ginting alias Rajes Ginting.

Keempat terdakwa dijerat dengan dakwaan pertama, Pasal 7 ayat (1) UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Atau kedua, Pasal 7 ayat (2) UU Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Berkas ke dua, atas nama Hermanto Sitepu alias Atok dan Iskandar Sembiring alias Kandar. Dijerat dengan dakwaan pertama, Pasal 170 ayat (2) Ke-3 KUHPidana. Atau kedua, Pasal 351 ayat (3) KUHPidana jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Laman: 1 2

Berita Terkait