Bertambah 2 Lagi, korban Pencabulan Calon Pendeta di Alor-NTT Jadi 14 orang

Kamis, 15 September 2022 18:11
Ilustrasi.

digtara.com – Korban pencabulan calon pendeta di Kabupaten Alor, NTT berinisial SAS, kembali bertambah. Dua orang mengaku mendapat pelecehan seksual dari terduga pelaku sehingga total korban menjadi 14 orang.

“Ada dua lagi korban (pencabulan) usia dewasa yang melapor ke Polres Alor pada Rabu kemarin,” ujar Kapolres Alor, AKBP Ari Satmoko, SIK didampingi Kasat Reskrim Polres Alor, Iptu Yames Jems Mbau, S.Sos saat ditemui di Kupang, Kamis (15/9/2022).

Dari 14 korban ini, ada 10 korban anak dibawah umur dan 4 korban yang sudah dewasa. Mereka korban pencabulan, persetubuhan dan UU ITE.

“10 anak di bawah umur dan 4 korban rata-rata berusia 19 tahun,” tandasnya.

Penyidik unit PPA Satreskrim Polres Alor sudah memeriksa para korban dan orang tuanya.

“Ada korban yang jadi saksi untuk korban lainnya,” ujarnya.

Semua korban sudah menjalani visum di rumah sakit dan sudah memberikan keterangan terkait kasus ini.

Ditanya apakah ada akibat yang dialami para korban yang disetubuhi pelaku SAS, Kapolres didampingi Kasat Reskrim menyatakan belum ada akibat langsung dari kejadian ini.

Laman: 1 2

Berita Terkait