Awas, Ferdy Sambo Cs Terendus Sedang Membangun Kebohongan Baru Jelang Rekonstruksi

Senin, 29 Agustus 2022 18:50

digtara.com – Penyidik akan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2022). Jelang rekonstruksi, pihak Ferdy Sambo cs dinilai tengah menyiapkan kebohongan baru terkait pelecehan yang sebelumnya sudah tidak terbukti.

Menurut praktisi hukum Syamsul Arifin, masing-masing tersangka tengah berupaya menyelamatkan diri dari tudingan pasal yang disangkakan pada peristiwa hilangnya nyawa Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

“Peristiwa Duren Tiga itu poin utamanya adalah penghilangan paksa nyawa Brigadir J. Maka amati tiap adegan yang diperagakan. Masing-masing bisa saja cari jalan aman sebagai upaya terhindar dari pasal 340 yang menjerat lima tersangka,” terang Syamsul Arifin melansir Disway.id, Senin 29 Agustus 2022.

Seperti diketahui Polri sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Mereka adalah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, dan asisten rumah tangga Sambo Kuwat Maruf.

Mereka dijerat Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP. Pasal 340 mengatur pidana terkait pembunuhan berencana dengan ancaman pidana hukuman mati, pidana penjara seumur hidup, atau penjara 20 tahun.

Saat ini, sambung Syamsul Arifin, sudah terlihat benih-benih pengalihan kasus yang motifnya pelecehan seksual.

“Ini dapat dilihat dari konsistensi PC (Putri Candrawathi dalam memberikan jawaban atas 80 pertanyaan yang disodorkan penyidik. Pelecehan seksual atau tindakan asusila kembali digembar-gemborkan,” jelasnya.

Kebohongan Baru Ferdy Sambo cs Upaya Meringankan Pasal 340

Upaya ini diduga untuk meringankan tuntutan Pasal 340 subsidair Pasal 338 yang menjerat Putri Candrawathi.

Laman: 1 2

Berita Terkait