Anak di Bawah Umur jadi Korban Penyiksaan Kerangkeng Manusia: Dicambuk, Dipukuli hingga Diperbudak

Jumat, 15 April 2022 14:03
Ekshumasi kerangkeng manusia. (ist)

digtara.com – Polisi kembali menemukan fakta terbaru terkait kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin. Anak Korban Penyiksaan Kerangkeng

Temuan tersebut menyebut anak di bawah umur yang menjadi korban keberingasan anggota Cana saat menjadi penghuni kereng (kerangkeng).

Adapun identitas anak tersebut adalah DAS yang masih berusia 17 tahun.

Baca: Fakta Mengejutkan dari Jenazah Korban Kerangkeng di Langkat yang Diekshumasi, Apa Itu?

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, penemuan anak di bawah umur ini merupakan hasil kerjasama Polda Sumut dengan Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK).

Dia dijebloskan ke kereng milik Cana dari bulan Februari 2021 hingga Juni 2021.

Baca: Hari Ini, Polisi Bongkar Satu Kuburan Lagi Korban Kerangkeng Manusia Milik Cana

DAS dititipkan oleh ayahnya melalui tersangka Terang Sembiring (TS) cuma bermodal surat pernyataan lantaran kenakalan remaja.

“DAS dimasukkan kereng oleh orang tuanya dikarenakan anaknya mulai berubah dan bertingkah tak seperti biasanya,” ucapnya kepada wartawan, Jumat (15/4/2022).

Laman: 1 2 3

Berita Terkait