Akun Facebook Linda Nubatonis Dipolisikan Pemuda Katolik NTT

Sabtu, 05 Juni 2021 09:08
Pemuda Katolik melaporkan akun Facebook Linda Nubatonis ke polisi

digtara.com – Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan akun Facebook bernama Linda Nubatonis ke Polda NTT, Jumat (4/6/2021).

Laporan ini terkait beredarnya rekaman suara Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe, yang berisikan SARA dan ujaran kebencian.

Akun Linda Nubatonis dilaporkan ke SPKT Polda NTT lantaran menyebarkan rekaman suara tersebut ke grup Facebook Nano Nano Ramai Rasanya, hingga viral dan heboh diperbincangkan.

Ketua Komisariat Daerah Pemuda Katolik NTT, Agus Payung Boli usai melaporkan kasus itu di SPKT Polda mengatakan, pihaknya memandang perlu untuk mengambil alih konflik provokasi SARA dan ujaran kebencian, yang dilakukan oleh ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe dan akun Facebook bernama Linda Nubatonis.

“Hal ini sudah ramai menjadi perbincangan publik secara verbal maupun perdebatan di media sosial. Menurut Pemuda Katolik NTT itu berpotensi sangat besar yang dapat menimbulkan kerusuhan yang bermotif SARA, seperti tahun 1998 silam,” ungkapnya.

Menurut Agus Payung Boli, ditengah masyarakat sangat ramai perbincangan bahwa orang Katolik dari Flores, sedang berupaya menjatuhkan Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe, yang beragama Protestan.

Perbincangan terkait hal ini pun ramai dibahas masyarakat.
Sehingga solusi yang ditawarkan Pemuda Katolik adalah, memindahkan konflik sosial bermotif SARA yang berpotensi besar ditengah masyarakat, ke institusi terkait yakni Kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Solusi yang ditawarkan Pemuda Katolik adalah memindahkan sesuai dengan edaran Kapolri 6 Oktober 2015, tentang tata cara penanganan ujaran kebencian. Supaya masyarakat luas menjadi tau bahwa konflik ini sudah diambil alih oleh pihak berwajib yakni Polda, dengan demikian tidak terjadi lagi motif yang sama ditengah masyarakat,” ujar Agus Payung Boli.

Laman: 1 2