Ahli Hukum Perdata Sebut Perkara Penggelapan Anthony dan Jimny Perlu Dilakukan Audit Independen

Kamis, 19 Mei 2022 06:52
digtara.com/ilham pradilla
Ahli Hukum Perdata Sebut Perkara Penggelapan Anthony dan Jimny Perlu Dilakukan Audit Independen

digtara.com – Ahli Hukum perdata Dr. Syapri Can, mengatakan, perkara penggelapan yang melibatkan Anthony dan Jimny perlu dilakukan audit independen.

Dalam perkara ini, pelapor tak bisa semena-mena mengklaim bahwa dirinya mengalami kerugian sebanyak Rp 14,8 miliar. Karena dari pihak terlapor Anthony, mengaku bahwa yang membayar.

Hal ini disampaikan Syapri Can dalam persidangan yang digelar di Ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan dalam agenda keterangan saksi ahli.

Baca: Sidang Prapid Kapolrestabes Medan, Penetapan Anthony Sebagai Tersangka Cacat Hukum

Dikatakannya, sedangkan pihak Anthony mengaku sudah memberikan uang untuk renovasi tempat hiburan malam yang ditransfer ke rekening BCA pelapor.

Maka dari itu, lanjut Syapri Can, harus ada pihak ke tiga yang independent sebagai tim audit terhadap pihak yang terkait untuk menentukan duduk perkara tersebut.

Baca: Terungkap di Praperadilan, Polrestabes Medan Diduga Membesarkan-besarkan Nilai Kerugian

“Belum ada audit, belum bisa ditentukan para pihak mengalami kerugian atupun untung. Harus ada pihak yang independen yang melakukan audit, ada pihak ke tiga yang menilai untung rugi,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa dalam perjanjian kerjasama juga harus ada kesepakatan tertulis untuk menguatkan, agar tidak menjadi polemik di kemudian hari.

Laman: 1 2

Berita Terkait