5 Karyawati di NTT Gelapkan Uang Perusahaan Rp 2 Miliar, Dipakai untuk Beli Mobil, Biayai Pacar dan Berfoya-foya

Selasa, 20 September 2022 16:42
ilustrasi

digtara.com – Penyidik Satreskrim Polres Flores Timur menahan 5 karyawati sebuah perusahaan di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT. Kelimanya sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan uang perusahaan senilai Rp 2 miliar.

Kelima tersangka merupakab karyawati PT Putra Harapan Sumber Anugerah.

Dalam kurun waktu delapan bulan sejak bulan Januari hingga Agustus 2022, kelimanya menggelapkan uang perusahaan hingga Rp 2 miliar.

5 tersangka masing-masing ThNH alias Novi (35) sebagai sales untuk wilayah Solor, Adonara dan Lembata. YWH alias Sinta (38) sebagai admin wilayah Solor, Adonara dan Lembata.

Selanjutnya EN alias Linda (31) sebagai sales wilayah Larantuka daratan, PhPL alias Ilon (26) sebagai admin pajak dan MRS alias Santi (19), sebagai admin
wilayah Larantuka.

“Karena terdesak ekonomi dengan penghasilan yang tidak mencukupi sehingga para tersangka melakukan kejahatan dengan menggelapkan uang perusahaan untuk hidup bersosialita,” ujar Kasat Reskrim Polres Flores Timur, Iptu Razes Pernando Manurung, S.Tr.K, saat dikonfirmasi Selasa (20/9/2022).

Uang hasil kasus penggelapan ini dipakai tersangka untuk kepentingan pribadi seperti membeli kendaraan, merenovasi dan membangun rumah.

“Para tersangka juga membagikan uang tersebut kepada kerabat dan pacar untuk membeli barang,” tandas Kasat.

Sebagian lagi dipakai untuk biaya hidup dengan berfoya-foya.

Para tersangka menggunakan dan memanfaatkan kesempatan untuk melakukan kejahatan karena lemahnya sistem managemen dan pengawasan pada perusahaan tersebut.

Kasat menyebutkan, penyidik Unit I Pidum akan terus mendalami dengan memanggil dan memintai keterangan para pihak dan mengumpulkan bukti-bukti dalam kasus tindak pidana ini.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait