4 Orang Diperiksa Polisi Usai Bentrok Hingga Bakar Rumah di Tapsel

Minggu, 26 Desember 2021 10:43
ist
Korban dari kubu A Ritonga atas nama Solehuddin Siagian (34), mengalami luka robek pada dahi dan sekitar mata.

digtara.com – Polsek Sipirok Tapanuli Selatan, sudah memeriksa 4 orang terkait kericuhan antar pekerja bongkar muat di Desa Luat Lombang Kecamatan Sipirok Sumatera Utara.

“Kita sudah memeriksa 4 orang. 3 orang saksi dan 1 korban. Dan saat ini kasusnya sudah diambil alih Reskrim Polres Tapanuli Selatan,” ujar AKP Ismaya, Kapolsek Sipirok, Minggu (26/12/2021).

Kericuhan antar dua kelompok pekerja bongkar muat di pintu masuk Proyek Pembangunan PLTA Batangtoru di Sipirok, terjadi Jumat malam (24/12). Kericuhan mengakibatkan satu orang terluka akibat pukulan benda keras, serta satu rumah ludes terbakar.

Kedua kelompok pekerja bongkar muat yang sama-sama tergabung dalam Serikat Pekerja FSPTI-K SPSI Kabupaten Tapanuli Selatan ini, merasa paling berhak atas pekerjaan bongkar muat di Proyek Pembangunan PLTA, sehingga memicu pertikaian.

Sebelumnya diberitakan, kericuhan antar dua kelompok massa terjadi di Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut).

Akibatnya satu warga terluka atas nama Solehuddin Siagian (34). Selain itu, satu unit rumah terbakar milik David Sembiring di Dusun Bulu Payung Desa Luat Lombang Kecamatan Sipirok.

Kronologi Kericuhan berawal, saat David Sembiring dkk dari Serikat Pekerja F.SPTI-K.SPSI sedang melakukan pekerjaan bongkar di Desa Luat Lombang Kecamatan Sipirok. Saat itu, sekitar pukul 20.00 Wib, pada Jumat (24/12/2021).

Laman: 1 2

Berita Terkait