Dugaan Makar, Dahnil Anzar Tidak Bisa Penuhi Panggilan Poldasu

Selasa, 28 Mei 2019 09:48

Digtara.com | JAKARTA – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak melalui sebuah video yang beredar luas mengumumkan tidak bisa memenuhi panggilan penyidik Polda Sumatera Utara terkait pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana makar. Ia mengatakan belum sama sekali melihat surat panggilan tersebut secara fisik.

“Sedang beredar surat-surat panggilan terhadap banyak tokoh di Polda Sumatera Utara. Banyak tokoh dipanggil sebagai saksi dugaan makar di Polda Sumatera Utara, termasuk saya. Nah, surat itu belum saya lihat secara fisik, tapi kemudian sudah beredar di social media. Kabarnya itu dikirimkan ke rumah saya di Tangerang, dan saya belum melihat secara fisik panggilan itu dialamatkan dan harus dipenuhi pada hari ini tanggal 28 (Mei),” tutur Dahnil dalam video tersebut.

Dia menerangkan, dirinya belum membaca surat panggilan itu, apalagi harus ke Kota Medan karena pemeriksaan dilakukan di Mapolda Sumatera Utara.


Dahnil menyatakan ongkos pesawat ke sana mahal pastinya, tapi yang jelas dirinya akan memenuhi panggilan bila kemudian tepat waktunya, bisa punya kesempatan membaca, kemudian berangkat.

“Tapi terkait dengan waktunya, saya belum bisa memenuhi panggilan tersebut, dan insya Allah kalau pihak kepolisian meminta bantuan saya sebagai saksi, saya akan hadir,” tegas Dahnil seperti dilansir okezone.

Kemudian Dahnil juga menyampaikan kepada sahabat-sahabatnya di Sumatera Utara dan seluruh Indonesia agar tetap semangat menghadapi segala kasus yang menerpa. Ia mengajak agar semua pihak selalu yakin Allah Subhanahu wa ta’ala tetap melindungi hambanya.

“Tetap terus berjuang dan jangan surut nyali,” tutup Dahnil.

Berita Terkait