Ditelantarkan, Perempuan Mengaku Istri Anggota DPRD Medan Curhat di Medsos

Rabu, 12 Juni 2019 22:59
Risma Wati, perempuan yang mengaku istri anggota DPRD Medan Jangga Siregar. Risma curhat di media sosial terkait penelantaran yang diduga dilakukan Jangga terhadapnya (Facebook/ist)

digtara.com | MEDAN – Perempuan bernama Risma Wati, yang mengaku sebagai istri dari anggota DPRD Medan, Jangga Siregar, menyampaikan curahan hati (curhat) nya lewat unggahan di media sosial, Facebook. Dalam unggahan itu, perempuan berusia 22 tahun itu mengaku kecewa dengan sikap Jangga yang menelantarkannya begitu saja, usai Jangga menanamkan benih di rahim perempuan asal Asahan, Sumatera Utara itu.

Curhatan dari Risma Wati itu diunggah ke Facebook pada Senin 10 Juni 2019 malam. Curhatan itu bahkan ditujukan langsung kepada Jangga Siregar.

Berikut isi pesan dalam unggahan tersebut:

 Too : Bpk DPR yg terhormat Jangga Siregar

Aku bukan sosok sandiwara yg ahli dalam memerankan karakternya. Aku juga bukan artis yg ahli dalam memerankan perannya.

Namun aku hanyalah seseorang yang sedang berusaha bersandiwara terhadap diriku sendiri, mungkin bersandiwara untuk dirimu juga dan juga beberapa orang disekelilingku.

Karakter dan peranku saat ini pun sangat sulit ku jalani, butuh tenaga extra dan jiwa yang kuat untuk menjalaninya. Butuh air mata untuk melalui setiap alurnya.

Aku harus seolah-olah bisa melupakanmu.
Aku harus seolah-olah tidak memperdulikanmu.
Aku harus seolah-olah tidak menyayangimu lagi.
Aku harus seolah-olah tidak merindukanmu.
Aku harus seolah-olah baik-baik saja tidak adanya kamu di hidupku.

Aku harus bersikap bahwa aku bisa menjalani ini semua tanpa kamu, tanpa hadirnya kamu di hidupku lagi. Di depan mereka yang mengenalku, aku harus berkata “Aku baik-baik saja, dan kini aku telah berhasil melupakanmu.”

Terkadang aku merasa berada di titik lelah, tapi jika aku mundur? Apa semua akan justru baik-baik saja setelah kepergianku atau bahkan sebaliknya. Bahkan aku selalu ragu terhadap perasaanku sendiri. Selama ini aku terus mencoba memahami dimana letak egoku itu dan semua perihal kamu, namun waktu demi waktu dan hari demi hari kamu semakin berbeda, kamu semakin jauh.

Coba jelaskan apa kesalahan terbesarku? Dan apa kekuranganku? Lalu dimana letak sebuah perasaanmu yg sudah membuat aku yakin jatuh dan cinta kepadamu dulu, seakan kini semuanya memudar setelah kamu berhasil mampu membuat Benih di Rahim ku.

Kini kamu tak seindah dulu, kamu tak sebaik dulu, bahkan kamu sama sekali tak sehangat dulu. Aku kini benci kamu namun aku sulit pergi dari mu, jujur itu sangat sulit sekali. Terkadang sesekali aku ingin berteriak bahwa kamu itu “JAHAT”.

Kamu menjatuhkan sekaligus menghancurkan hidupku. Kamu bohong dengan semua ucapan janji manismu, kamu lupakan dan hancurkan mimpi-mimpi yang pernah kita bicarakan. Padahal kamu tau perasaan ini selalu utuh untukmu dan pada akhirnya kamu hancurkan dengan sikapmu sendiri, seharusnya kamu tidak usah membuatku yakin dengan perasaanmu terhadapku.

Kalau pada akhirnya kamu membuat aku terluka lebih parah seperti ini, betapa sesaknya luka di hatiku yang kamu buat bahkan tak bisa terkendali. Kamu menyiksa malam-malamku dengan air mata, sekarang kamu sama sekali tdk perduli dengan keadaanku. Padahal aku ini juga istrimu.

Tangkapan layar curhatan Risma Wati di media sosial facebook. Risma mengaku telah ditelantarkan oleh sang suami Jangga Siregar, yang merupakan anggota DPRD Medan (Dhe/digtara)

Tanggapan Jangga Siregar

Jangga Siregar saat dikonfirmasi mengenai unggahan Risma Wati yang mencatut nama dan fotonya, mengaku unggahan itu pekerjaan orang iseng. Ia pun tidak mengetahui motif dari unggahan itu.

Jangga juga mengaku belum mengetahui siapa yang perempuan yang mengunggah curahan hatinya itu, lantaran tak bisa membuka profile pemilik akun pengunggah curhatan tersebut.

“Orang iseng itu. Sampai saat ini saya belum tahu siapa itu dan apa motifnya. Akun Facebook saya sudah diblokirnya. Jadi saya tidak bisa lihat. Di hubungi juga,”bantah Jangga seperti dilansir SentralBerita.

Meskipun membantah, namun Jangga belum mengambil langkah hukum atas pencatatan nama dan fotonya itu. Kendati demikian ia khawatir unggahan itu berdampak pada keluarganya.

“Santai dulu, selow aja. Kita lihat perkembangan dulu. Terganggu pasti, apalagi dengan keluarga. Pening juga. Kasihan mereka,”tandasnya.

[AS]

Berita Terkait