Diserang Hoax Tsunami, Warga Sibolga Berlarian Jauhi Pantai

Kamis, 10 Januari 2019 07:59

digtara.com | SIBOLGA – Suasana masyarakat di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah mendadak heboh pada Kamis (10/1/2019) dini hari tadi. Warga berlarian menjauh dari pantai setelah mendapat informasi yang menyebut kota mereka akan diterjang tsunami.

Tidak jelas siapa yang memulai memunculkan isu tersebut, namun mulai sekitar pukul 23.00 WIB, warga di Kecamatan Sorkam, Tapanuli Tengah sudah mulai mengungsi ke perbukitan. Kabar soal aksi mengungsi ini dengan cepat menyebar dan juga langsung dilakukan warga di Sibolga.

“Air laut surut tiba-tiba, kemudian kami mendengar ada isu Tsunami, tidak mau konyol kami pun memberesi barang – barang untuk mengungsi ke dataran tinggi,” ucap Yulita warga yang ikut mengungsi.

Melihat kepanikan yang terjadi pihak Pemko Sibolga langsung turun tangan. Petugas dari Satpol PP langsung berkeliling mengimbau masyarakat agar kembali ke rumah masing-masing dan memastikan informasi soal tsunami tersebut merupakan informasi bohong.

Bukan hanya Satpol PP, Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk dan Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Harianja juga terlihat turun tangan untuk meyakinkan warga bahwa info tsunami tersebut tidak benar.

“Itu informasi yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” sebut Syarfi.[Putma Suryadi/JNI]

Berita Terkait