Bupati Tapteng : Sukran Itu Hoax, Akan Saya Laporkan Besok ke Polisi

(Digtara | Bupati Tapteng Bahtiar Ahmad SIbarani menggunakan baju putih (Istimewa))

Digtara.com | MEDAN – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bahtiar Ahmad Sibarani menjawab tudingan yang disampaikan Mantan Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sibolga, bahwa Bahtiar memiliki hutang hingga miliaran rupiah pada Sukran, Kamis (28/3/2019).

“Hoax itu, apapula saya berhutang sama Sukran. Saya akan laporkan dia ke Polisi (Polres Tapteng) besok,” kata Bahtiar saat dikonfirmasi digtara.com via telephone.

Ia menjelaskan, apa yang disampaikan Sukran tidak benar, apalagi mengenai sepatu merek Louis Vuitton atau pakaian bermerek lainnya.”Haha sepatu saya beli sendiri, apa kaitannya ke dia (Sukran). Pastinya tunggu aja besok, saya akan laporkan,” ucapnya.

Muat Lebih

Bahtiar juga membantah tudingan Sukran, bahwa dirinya memiliki rumah di Komplek Tasbi II, Kota Medan seharga 2,1 miliar yang dibeli tahun 2014 lalu. “Saya jadi ketua dewan 2015 bulan 2, kan ada SK nya, sambil tertawa. Saya itu punya rumah 2012,” bebernya.

Saat ditanya mengenai kepemilikan mobil Harrier warna silver, Bahtiar menjawab santai. “Harrier mungkin nanti kalau ada rejeki kita belik,” ujarnya.

Sebelumnya, Mantan Bupati Tapanuli Tengah Sukran Jamilan Tanjung menuding Bupati Tapanuli Tengah Bahtiar Ahmad Sibarani memiliki utang miliaran rupiah kepada dirinya. Hal ini disampaikan Sukran usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Sibolga dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), dimana video rekaman wawancara tersebut beredar di media sosial.

Sukran menjelaskan, Bahtiar berutang sejak 2014 silam, dimana saat itu Bahtiar sedang menjabat sebagai anggota DPRD Tapteng. Bahtiar juga dituding sering meminta uang pada Sukran saat menjabat Plt dan Bupati defenitif Tapteng dengan alasan untuk keperluan teman sejawat dalam meloloskan kebijakan Pemkab dan plesiran ke luar negeri. (Put)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan