Bawaslu akan Terjun Langsung Terkait Kecurangan Pemilu di Tapteng

Sabtu, 20 April 2019 08:48
Digtara | Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan

digtara.com | MEDAN – Terkait beredarnya video kecurangan proses Pemilihan Umum di Kabupaten Tapanuli Tengah, warganet kembali dihebohkan dengan video lainnya yang terjadi di kecamatan yang berbeda.

Dalam video pertama dengan durasi 46 detik, menjelaskan kejadian di TPS 1 Desa Maduma, Kecamatan Sorkam Barat, seorang saksi dari Partai Golkar tidak berdaya dengan aksi oknum penyelenggara di TPS itu melakukan pencoblosan seluruh sisa surat suara.

Saksi partai yang berpakaian kemeja garis hitam mengaku memergoki penyelenggara mencoblos surat suara lebih dari satu kali.

Selain itu, di TPS 2 Sigolang, Kecamatan Andam Dewi, terlihat salah seorang saksi berupaya melarang orang yang melakukan pencoblosan surat suara berulang. Namun aksinya justru dibalas dengan pengusiran oleh seluruh panitia yang diduga sudah kolusi.

Tidak sampai disitu, video kecurangan yang lain juga beredar, mengenai salah seorang Panitia pemungutan suara membawa lari sisa surat suara ke dalam salah satu rumah yang diduga diperintahkan oknum lurah. Peristiwa ini terjadi di TPS 2 Kalangan Indah, Kecamatan Pandan.

Fenomena kecurangan pemiu di Tapanuli Tengah ini juga menjadi perbincangan hangat warga net di salah satu grup Facebook yang bernama : TAPTENG BERSATU UNTUK PERUBAHAN

Warganet yang rata-rata diisi warga Tapanuli Tengah mengaku tidak heran dengan kecurangan yang dinilai masif ini. Mereka umumnya menilai ada oknum yang sengaja menggerakan ini.

Menanggapi fenomena kecurangan yang hampir terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Ketua Bawaslu Sumut Syafrida Rasahan, mengatakan telah menurunkan tim untuk mengecek kebenarannya.

Ia juga menyatakan bahwa Bawaslu akan meminta KPUD Tapanuli Tengah untuk menunda pleno di Kecamatan-kecamatan yang terjadi kecurangan.

“Ini masih dalam On proses. Nanti kita akan rekomendasikan untuk penghitungan ulang. Karena ini sifatnya pelanggaran,” pungkasnya.

Sebelumnya, kesuksesan Pemilu 2019 ternodai dengan banyaknya kecurangan yang terjadi di Tapanuli Tengah. Di TPS 01 Kampung Solok, Kecamatan Barus, warga merekam aksi seluruh petugas KKPS melakukan kecurangan saat penghitungan. Dalam rekaman video tersebut, ketua KPPS terlihat dengan terburu-buru hanya menyebut satu nama caleg DPR RI, tanpa melibatkan saksi yang ada.

Selain itu, di TPS lainnya, warga juga merekam aksi panitia menusuk dan memasukan sisa surat suara ke dalam kotak suara dengan sangat leluasa.

Berita Terkait