Antisipasi Longsor Tutup Jalinsum, Dua Alat Berat Disiagakan di Jalur Wisata Danau Toba

Rabu, 25 Desember 2019 20:19
Dua alat berat disiagakan Polres SImalungun untuk antisipasi longsor di jalur wisata Danau Toba

Digtara.com | MEDAN – Dua alat berat (Beko) disiagakan Polres Simalungun di Pos Pengamanan dan Pelayanan Simpang Palang, Simalungun, Sumatera Utara, untuk mengantisipasi apabila terjadi longsor yang menutup badan jalan rute Pematangsiantar – Parapat (Danau Toba).

Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu mengatakan terjadi peningkatan pengunjung ke kawasan Danau Toba, baik mereka yang pulang ke kampung halaman juga ingin berlibur menikmati libur bersama Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Ditambah cuaca ekstrim yang dapat menyebabkan curah hujan berlebih sehingga terjadi longsor.

“Kedua alat tersebut akan siaga 24 jam hingga tahun baru nantinya. Operator dan petugas gabungan dari TNI dan Polri akan terus bersiaga memberikan pelayanan serta pengamanan,” katanya, Rabu (25/12/2019).

Dari pemetaan sementara, titik longsor yang ada yakni Simpang palang tersebut, meskipun ada titik lainnya. “Yang rawan ya Simpang Palang, ditempat tersebut juga sudah didirikan pos pengamanan,” ucap Heribertus.

Polres Simalungun bersama Forkopinda juga sudah melakukan pengecekan terhadap kapal yang ada di perairan Danau Toba, baik dari kondisinya hingga standar keselamatan agar peristiwa KM Sinar Bangun yang terjadi 2018 lalu tidak terulang kembali.

 

Berita Terkait