13 Anggota Polda NTT Dipecat: Disersi, Kekerasan hingga Persetubuhan Anak

Senin, 11 Oktober 2021 13:22
istimewa
Kapolda NTT melakukan PTDH kepada anggota Dit Binmas Polda NTT karena disersi meninggalkan tugas selama 82 hari, Senin (11/10/2021)

digtara.com – 13 anggota Polri yang bertugas di Polda NTT dan Polres jajaran dipecat alias dilakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Senin (11/10/2021).

Para anggota ini masing-masing anggota Polres Lembata dua orang, Polres Kupang Kota dua orang, Polres Belu satu orang, Polres Timor Tengah Utara (TTU) dua orang.

Polres Sikka 1 orang, Polres Alor 1 orang, Polda NTT 1 orang, Polres Flores Timur 1 orang dan Polres Timor Tengah Selatan (TTS) dua orang.

Baca: Bahagianya Abianus Falau, 3 Bulan Lagi Pensiun Naik Pangkat Jadi Perwira Polda NTT

Para anggota yang dipecat ini melakukan disersi, tindak pidana kekerasan dan persetubuhan anak dibawah umur, penelantaran orang di lingkungan keluarga, asusila, melakukan hubungan badan tanpa adanya ikatan perkawinan yang sah.

Mereka yang dipecat karena disersi yakni Aipda Safrudin Ali (55), anggota Polres Lembata, Brigpol Yudi Atmoko (37), Banit Turjawali Sat Sabhara Polres Belu.

Baca: Bahagianya Abianus Falau, 3 Bulan Lagi Pensiun Naik Pangkat Jadi Perwira Polda NTT

Berikutnya Brigpol John Rupiasa (40), anggota Satuan Sabhara Polres TTU, Brigpol Yohanes Efni H. Nani (37), anggota Satuan Sabhara Polres TTU, Brigpol Petrus Kanisius Ujan (39), anggota Polres Lembata, Briptu Anggryd Tefbana (28), anggota Dit Binmas Polda NTT dan Bripda Dadang Dwi Ariyanto (28), anggota Satuan Sabhara Polres Flores Timur.

Bripka Zeth Andreas Blegur (45), anggota Satuan Sabhara Polres Kupang Kota dipecat karena tindak pidana kekerasan dan persetubuhan anak dibawah umur.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait