Gunung Anak Krakatau Alami Gempa Vulkanik 3,4 SR

Sabtu, 05 Januari 2019 14:08


digtara.com | JAKARTA- Gunung Anak Krakatau kembali mengalami gempa vulkanik berkekuatan setara 3,4  skala Richter (SR) dengan kedalaman 1 Kilometer, Kamis (4/1) sekira pukul 16.59 WIB.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengatakan gempa tersebut digolongkan sebagai gempa vulkanik dangkal dengan pusat gempa terletak pada koordinat 6,20 LS dan 105,30 BT atau tepatnya 5,3 Kilometer arah barat daya Gunung Anak Krakatau.

“Hasil monitoring BMKG melalui Tide Gauge milik Badan Informasi Geospasial (BIG), hingga pukul 17.12 WIB gempa vulkanik tersebut tidak mengakibatkan peningkatan ketinggian muka air laut (Tsunami) di sepanjang pesisir Selat Sunda,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, Sabtu (5/1/2019).

Gempa vulkanik tersebut, lanjut Triyono, terdeteksi di tujuh stasiun seismik milik BMKG, yakni di Tangerang, Serang, Cigeulis, Muara Dua, Bandar Lampung, Sukabumi, dan Liwa.

“Berdasarkan episenter kedalaman dan bentuk gelombang, maka dapat disimpulkan aktivitas vulkanik tersebut berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak 22 Desember 2018,” katanya.

Triyono memaparkan, sejak Tsunami melanda Selat Sunda (22/12/2018) hingga Kamis (4/1), hasil monitoring InaSEIS BMKG telah menentukan paramater 11 aktivitas gempa vulkanik di Gunung Anak Krakatau.

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak mampu dipertanggungjawabkan kebenarannya. Informasi resmi hanya bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang disebarluaskan melalui kanal-kanal komunikasi terverifikasi.

Berita Terkait