Lakukan tindak Asusila kepada Pasien, Dokter di Hongkong Divonis 11 Bulan Penjara

Kamis, 20 Desember 2018 21:06

Digtara.com | HONG KONG – Masih ingat kasus seorang perawat yang melakukan hal tak asusuila terhadap seorang pasien yang beberapa waktu menjadi viral. Nah kasus serupa terjadi di Hongkong, bahkan yang melakukan hal terserbut seorang dokter, dan kini dokter tersebut kini dipenjara selama 11 bulan karena tindak asusisilanya terhadap seorang pasien

Seperi yang dikutip dari China Morning Post, Dokter tersebut bernama John Lee Young-king (49), serangan asusila pada awal Desember terhadap seorang perempuan berusia 24 tahun. Vonis penjara dijatuhkan hakim pengadilan di Hong Kong pada hari Rabu (19/12/2018) lalu.

Berdasarkan keterangan pasien, tindak asusila tersebut terjadi saat dirinya, memeriksakan tulang belakangnya yang tak normal. Saat itu, tangan sang dokter tersebut masuk ke dalam branya selama delapan kali

Tidak hanya itu saja, pasien tersebut mengatakan dokter tersebut juga meletakkan tangannya di celana jinsnya dan menyentuh perut bawahnya selama konsultasi yang sama di kliniknya.

Hakim pengadilan; Raymond Wong Kwok-fai yang menyidangkan kasus tersebut, mengatakan apa yang dilakukan Lee tersebut merupakan pelanggaran kepercayaan serius yang telah dikenakan pada dokter sejak wanita itu pertama kali menjadi pasiennya pada usia 11 tahun.

Hakim juga menunjukkan bahwa Lee telah merencanakan untuk menutupi serangan asusilanya dengan sengaja menempatkan tangannya dengan cara yang membuat wanita itu keliru menyimpulkan dan percaya bahwa sang dokter melakukannya sesuai prosedur standar.

“Pengadilan menemukan kasusnya sangat serius,” kata Wong,

Saat dijauthkan vonis , Lee hanya bisa menundukkan pandangannya ke lantai setelah
Setelah dijatuhkan vonis, lee juga mengajukan banding dan mengajukan penangguhan penahanan dengan jaminan, namun ditolak.

Pengadilan di Kota Kowloon itu sebelumnya mendengar kesaksian pasien wanita itu yang mengaku mengunjungi Lee untuk minta surat rujukan guna melanjutkan perawatannya terhadap skoliosis, keluhan sakit punggung dan menstruasi ke seorang dokter.

Pada saat itulah, tangan nakal dokter Lee berulah. Wanita itu mengingatkan Lee bahwa dia menderita sakit punggung, tetapi dokter terus menekan setiap sisi payudaranya beberapa kali, dengan setiap kalinya berlangsung selama sekitar lima detik.

“Dalam pemeriksaan sebelumnya, dokter tidak akan menyentuh payudara saya,” kata wanita itu. “Saya tidak tahu prosedur medis yang benar, tetapi saya merasa curiga dan tidak nyaman.”

Lee menulis dalam mitigasi bahwa dia khawatir tentang orang tuanya, yang sama-sama sakit, dan tentang pasiennya yang menunggu perawatan lanjutan

Pengacaranya, Bruce Tse Chee-ho, juga mempresentasikan surat-surat dari keluarga Lee, teman-teman, perawat dan 10 pasiennya, yang secara sukarela menulis setelah membaca tentang kasus itu di berita.

Lee gemetar ketika dia mendengar putra kembarnya telah menarik kartu Natal untuk melaporkan nilai tes terakhir mereka dan meminta kotak Lego yang baru.

Hukum di Hong Kong menyatakan serangan asusila bisa berakhir dengan hukuman 10 tahun penjara.

Hakim akhirnya mengadopsi titik terendah dari hukuman, yakni 11 bulan dan dikurangi lagi dua bulan setelah mempertimbangkan latar belakang Lee yang baik, praktik bertahun-tahun, dan dampak dari kasus tersebut pada keluarga dan kariernya.

Lee diperkirakan akan menghadapi proses disipliner di Dewan Medis. (sin/ari)

Berita Terkait