Kim Berkunjung Ke China, Jadi Peringatan Untuk Trump

Selasa, 08 Januari 2019 13:23
Foto/Net

digtara.com | Para ahli menilai kunjungan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ke China awal pekan ini (Selasa, 8/1) menjadi sebuah pesan bahwa hubungan kedua negara tersebut masih sangat kuat. China sendiri adalah sekutu diplomatik penting bagi Korea Utara, dan salah satu sumber utama perdagangan dan bantuan.

Kunjungan keempat Kim ke China dalam kurun waktu kurang dari satu tahun terakhir ini, dilakukan bersama sang istri, Ri Sol-ju, serta para pejabat partai, pemerintah dan militer, termasuk negosiator nuklir utama dengan Amerika Serikat Kim Yong Chol, Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho dan Menteri Pertahanan Korea Utara No Kwang Chol.

“Jarang pemimpin Korea Utara melakukan perjalanan ke luar negeri pada awal tahun ini. (Perjalanannya ke China) menunjukkan betapa pentingnya memajukan hubungan antara Korea Utara dan Tiongkok,” kata profesor di Universitas Utara Studi Korea, Yang Moo Jin seperti dimuat Yonhap.

“Ini juga bertujuan memamerkan citra seorang pemimpin negara normal,” tambahnya.

Belum jelas agenda resmi apa yang dibawa Kim dalam kunjungannya ini. Namun sejumlah spekulasi beredar bahwa kunjungan dilakukan untuk bernegosiasi jelang pertemuan puncak kedua Kim dengan Presiden Amerika Seriikat Donald Trump.

Kunjungan ini juga dipandang sebagai pesan dan peringatan tersendiri bagi Trump nahwa Korea Utara punya banyak opsi diplomatik dan ekonomi di tengah negosiasi nuklir dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

“Kim ingin mengingatkan pemerintahan Trump bahwa dia memang memiliki opsi diplomatik dan ekonomi selain apa yang dapat ditawarkan Washington dan Seoul,” kata Direktur Studi Pertahanan di Pusat Kepentingan Nasional Harry J Kazianis, seperti dimuat Reuters.[JNI]

Berita Terkait