Jadi Presiden Tak Bisa Lagi, Duterte Maju Jadi Cawapres Filipina

Kamis, 09 September 2021 11:40
int
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte akhirnya secara resmi mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden (Wapres)

digtara.com – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte akhirnya secara resmi mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden (Wapres) untuk pemilihan umum (pemilu) tahun 2022 mendatang.

Melansir Reuters, Kamis (9/9/2021), Duterte yang berusia 76 tahun, dilarang oleh Konstitusi Filipina untuk mencalonkan diri sebagai presiden periode kedua. Namun, ia masih berupaya untuk menduduki jabatan politis tertinggi dengan mencalonkan dirinya sebagai cawapres untuk Partai PDP-Laban yang menaungi dirinya.

Ketertarikan Duterte pada jabatan Wapres yang sebagian besar hanyalah jabatan seremonial belaka ini dikecam oleh rival politiknya. Para rival menyebut langkah Duterte sebagai upaya agar tetap berkuasa demi menghindari potensi tindakan hukum yang bisa menjeratnya baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Namun, Duterte menyebut keputusannya maju cawapres didorong oleh rasa cintanya kepada negara.

“Ini benar-benar karena saya ingin melihat kelanjutan upaya-upaya saya meskipun saya mungkin bukan yang memberikan arahan, saya mungkin bisa membantu,” ucap Duterte.

Balas dendam politik tergolong sering terjadi di Filipina dan sejumlah mantan pemimpin negara itu, yang kehilangan kekebalan jabatannya, telah diadili bahkan dijebloskan ke penjara setelah tidak lagi berkuasa.

Seorang jaksa pada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Den Haag, Belanda, sedang berupaya menyelidiki Duterte terkait ribuan pembunuhan dalam kampanye ‘perang melawan narkoba’ selama masa kepemimpinannya.

Para pakar meyakini Duterte yang dikenal merangkul China dan meremehkan Amerika Serikat (AS) sekutu Filipina ini, bisa melakukan permainan demi menjaga dirinya tetap berkuasa melalui pengambilalihan presiden di bawah skenario jika penggantinya nanti mengundurkan diri.

Laman: 1 2

Berita Terkait