9 September Dalam Sejarah: Pendiri dan Otak Revolusi Tiongkok Wafat

Rabu, 09 September 2020 09:37
AP Photo

digtara.com – Pada 9 September 1976 seantero Republik Rakyat China (RRC) berduka. Pendiri dan otak revolusi Tiongkok, Mao Zedong menghembuskan nafas terakhir di usia 82 tahun. 9 September Dalam Sejarah: Pendiri dan Otak Revolusi Tiongkok Wafat

Kematian Mao — 10 menit setelah pergantian hari — diumumkan Komite Pusat Partai Komunis China, Dewan Negara, Kongres Rakyat Nasional dan Komisi Urusan Militer Partai Komunis.

Beberapa tahun bahkan beberapa bulan jelang kematian Chariman Mao, panggilan akrabnya, kondisi kesehatan sang pemimpin besar dilaporkan terus menurun.

Rokok menjadi penyebab utama kesehatan Mao menurun. Sudah bukan rahasia lagi, pria ini merupakan perokok berat.

Sejarah Penting Lainnya

Tanggal 9 September juga menjadi penting dalam sejarah karena sejumlah peristiwa.

Pada 1543, Mary Stuart dimahkotai sebagai Ratu Skotlandia pada usia sembilan bulan. Sementara pada 9 September 1948 Kim Il-sung menyatakan secara resmi pendirian Republik Demokratik Rakyat Korea.

9 September 49 tahun yang lalu, Duta Besar Inggris Geoffrey Jackson, berhasil dibebaskan setelah delapan bulan disandera gerilyawan sayap kiri yang ekstrem di Uruguay.

Dikutip dari laman BBC, Rabu (9/9/2020) saat penyanderaan, Jackson ditutup matanya di luar sebuah gereja di pinggiran ibukota Amerika Selatan, Montevideo pada 1971.

Jackson yang kala itu berusia 56 tahun, ditangkap oleh Tupamaros — sebuah gerakan gerilyawan perkotaan yang menentang pemerintah sayap kanan negara itu.

Meskipun dilakukan pencarian menyeluruh dan meskipun ratusan tersangka diinterogasi, tidak ada petunjuk tentang keberadaannya yang ditemukan.

Usai penyelidikan, Jackson berhasil ditemukan dan dibebaskan. Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Inggris untuk pemeriksaan medis.

Laman: 1 2

Berita Terkait