Train to Busan akan Dibuat Versi Hollywood, Sutradaranya Asal Indonesia

  • Whatsapp
train to busan versi hollywood
Sutradara asal Indonesia Timo Tjahjanto (kiri) (collage/digtara)

digtara.com – Sutradara asal Indonesia Timo Tjahjanto bakal menggarap film Korea Train to Busan yang akan dibuat ulang (remake) dalam versi Hollywood. Film tersebut akan diproduksi oleh New Line Cinema, Amerika Serikat.

Dilansir Deadline, Jumat (19/2/2021), Train to Busan asli merupakan sebuah thriller tentang zombie yang menyerang seluruh kota. Film ini disutradarai oleh Sang-ho Yeon yang tayang pertama kali pada tahun 2016 di Festival Film Cannes dan dengan cepat menjadi box office internasional.

Film tersebut juga telah melahirkan sekuel Train to Busan: Peninsula yang rilis pada 2020.

Muat Lebih

Sejak hak atas karya asli dari Train to Busan dilempar ke pasar, setiap studio dengan cepat berusaha untuk mengambilnya dan pada akhirnya bisa menjadi waralaba.

Timo sendiri sudah tidak asing untuk genre thriller dan horor. Pada tahun 2016, Timo bersama Kimo Stamboel (Mo Brothers) merilis “Headshot” dan dipilih oleh Fantastic Fest.

Nama Timo semakin melambung setelah merilis The Night Comes for Us yang hadir secara eksklusif di Netflix. Beberapa film yang juga disutradarai olehnya antara lain Macabre atau Rumah Dara, Killers Sebelum Iblis Menjemput dan V/H/S2.

Timo berada di bawah naungan manajemen WME, Management 360 sebuah agensi yang berbasis di Amerika Serikat dan dengan pengacara Marios Rush.

Proyek Train to Busan versi Hollywood ini akan menyatukan kembali duet James Wan dan Gary Dauberman dalam New Line. Wan dan Dauberman pernah bekerja sama di beberapa film semesta The Conjuring termasuk tiga film Annabelle dan The Nun.

Tahun ini Wan memiliki tiga film yang akan rilis yakni Mortal Kombat (produser), The Conjuring: The Devil Made Me Do It (produser), dan Malignant (sutradara dan produser).

Sementara itu, Dauberman telah menulis enam film untuk New Line dengan total pendapatan box office lebih dari 2,3 miliar dolar Amerika termasuk It dan It: Chapter Two.

Dauberman selanjutnya akan menulis dan mengarahkan adaptasi Stephen King lainnya untuk New Line, “Salem’s Lot” dengan Wan sebagai produser.

Kesuksesan Train to Busan

Train to Busan merupakan film thriller yang menceritakan situasi kiamat dengan kemunculan para zombie itu menuai kesuksesan usai film pertamanya dirilis pada 2016. Tak hanya sukses di Korea Selatan, film ini juga sukses saat tayang di sejumlah negara di antaranya Amerika Serikat dan Kanada hingga Hong Kong juga Malaysia.

Train to Busan menerima skor 7.6/10 di situs Rotten Tomatoes. Film ini dipuji membawa cerita menghibur menggambarkan kehadiran para zombie yang membawa teror dan kengerian.

Train to Busan kemudian dibuat sekuelnya dan dirilis di 2020 disutradarai Yeon Sang Ho yang kembali setelah menyutradarai film Train to Busan pertama. Namun sekuelnya memiliki alur cerita sendiri dan tak berkaitan dari akhir cerita di film pertama.

Train To Busan 2: Peninsula tayang di Korea Selatan pada musim panas 2020. Penayangan yang terbilang cukup berisiko soal jumlah penonton mengingat kala itu Korea Selatan diserang gelombang kedua pandemi Corona. Meski begitu, dalam empat hari penayangannya film ini berhasil mendapatkan satu juta penonton di seluruh negeri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan