Kru Film Penyalin Cahaya Terlibat Pelecehan Seksual, Begini Sikap Produser

Senin, 10 Januari 2022 17:02
int
Kru Film Penyalin Cahaya Terlibat Pelecehan Seksual, Begini Sikap Produser

digtara.com – Akhir tahun lalu, publik sempat dibuat gempar dengan prestasi yang diraih oleh film Penyalin Cahaya.

Kini, publik kembali dihebohkan dengan kabar terbaru terkait film yang dibintangi oleh Shenina Cinnamon itu. Namun, bukan tentang prestasi yang diraih, melainkan perihal dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu kru film.

Berita itu pun langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Ditambah lagi, Penyalin Cahaya merupakan film yang mengangkat tema tentang kekerasan seksual.

Tiga hari menjelang perilisannya di platform Netflix, Rekata Studio dan Kaninga Pictures, selaku rumah produksi Penyalin Cahaya pun membuat pernyataan sikap yang mengejutkan di akun Instagram serta Twitter mereka, @rekatastudio dan @kaningapictures.

Baca: Bintangi Lebih dari 80 Film, Ini Daftar Film India Terbaik Shah Rukh Khan

“Kami Rekata Studio dan Kaninga Pictures berkomitmen untuk memberikan ruang aman yang bebas dari pelecehan seksual dan kami akan selalu berpihak pada penyintas,” tulis pihak Rekata Studio, melansir suara.com –jaringan digtara.com, Senin (10/01/2022).

“Menjaga lingkungan produksi film yang bebas dari pelecehan seksual adalah juga merupakan misi utama kami. Proses syuting film ‘Penyalin Cahaya’ yang berjalan dengan aman selama 20 hari di Januari 2021 adalah bukti komitmen kami,” sambungnya.

Baca: 697 Perempuan di Aceh Jadi Korban Pelecehan Seksual

Lebih lanjut, pihak Rekata Studio dan Kaninga Pictures mengaku telah mendapat kabar terkait laporan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu kru film Penyalin Cahaya.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari suatu komunitas yang mengelola pelaporan terhadap peristiwa pelecehan seksual, kami mendapati sebuah nama dari tim film ‘Penyalin Cahaya’ tercatat sebagai terlapor akan dugaan perbuatan di masa lalunya.”

Laman: 1 2

Berita Terkait