Wakil Ketua KPK Lili : Saya Pernah Diancam Bunuh oleh Ketua OKP

Sabtu, 20 Juni 2020 23:43
Wakil Ketua KPK RI, Lili Pintauli Siregar saat hadir dalam sesi program Ngobrol Pintar Inspiratif (Ngopi) di D'Podcast channel Youtube Digtara TV, Kamis malam (18/06/2020). (Digtara.com/dok)

digtara.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Lili Pintauli Siregar mengenang perjalanan hidupnya saat berada di kampus, menjadi advokat, anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan hingga saat ini.

Kenangannya berangkat dari kampus sekitar tahun 1985 – 1987, masuk di Senat Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fakultas Hukum kini namanya BEM, menjadi Sekretaris. Dan diajak teman gabung ke HMI UISU di Medan, Sabtu (20/6/2020).

“Sangat penting organisasi untuk mengasah talenta dan berproses. Disitu saya banyak belajar,” katanya pada host yang dibawakan oleh Ibey Nasution dalam Program D’PODCAST, chanel Youtube DIGTARA TV

Setelah itu, Lili mengaku belajar di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan sekitar 9 bulanan. Banyak yang dipelajari dari persoalan buruh, kaum miskin kota, perempuan, pertanian, lahan kebun, beberapa kasus pekerja rumah tangga dan pelanggaran HAM masa lalu.

Beberapa kasus yang pernah di advokasi pada saat itu yakni lahan yang sekarang menjadi Kualanamu Internasional Bandara Airport, Sei Lepan, Limbah pabrik disepanjang sungai Tanjung Morawa.

Cerita ini terungkap, saat Wakil Ketua KPK RI Lili Pintauli Siregar di undang sebagai nara sumber di studio dalam program D’Podcast dengan tema Ngobrol Pintar Inspiratif (Ngopi) yang akan ditanyangkan di Chanel Youtube Digtara TV yang dipandu oleh host Ibey Nasution, pada Kamis 18 Juni 2020 lalu di Medan.

Berulang kali diancam bunuh

Setelah itu, Lili mengaku mulai membuka kantor Bantuan Hukum sendiri dan keluar dari LBH Medan. Dirinya mulai mengadvokasi dan mengedukasi buruh lepas pertanian, pekerja sek komersil dan supir lepas.

“Saya melihat banyak ketidakadilan dalam penegakan hukum. Banyak orang yang tidak mendapatkan haknya yang sesungguhnya,” ucapnya.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Laman: 1 2

Berita Terkait