Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM, Puluhan Mahasiswa Binjai Gelar Aksi Unjukrasa

Jumat, 02 September 2022 11:14
digtara.com/hendra mulya
Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM, Puluhan Mahasiswa Binjai Gelar Aksi Unjukrasa

digtara.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kota Rambutan (HIPAMAHKOTA) gelar unjukrasa di depan Gedung Balai Kota Binjai, Jalan Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Jumat (2/9/22).

Dengan membawa keranda mayat dan poster bertuliskan kecamatan dan penolakan kenaikan harga BBM, puluhan mahasiswa ini menyampaikan orasinya.

Aksi itu mereka lakukan sebagai bentuk penolakan atas wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar 30 persen dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang tidak memihak masyarakat, serta kebijakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) per 1 Juli 2022.

Baca: Gubsu Edy Rahmayadi Tanggapi Aspirasi Demostrasi Mahasiswa di DPRD Sumut

“Kami minta Pemerintah Kota Binjai menyuarakan aspirasi kami kepada pemerintah pusat. Jangan buat kebijakan yang membuat rakyat Indonesia makin tertindas,” seru Koordinator aksi yang juga Ketua HIPAMAHKOTA, Dodi Setiawan.

Menurut para pengunjukrasa, kebijakan Pemerintah saat ini cenderung menyengsarakan masyarakat, khususnya rakyat kecil, sekaligus menghambat pemulihan ekonomi nasional, menyusul terjadinya krisis pasca pandemi Covid-19.

Salah satu kebijakan yang mereka nilai paling tidak relevan ialah wacana menaikan harga BBM bersubsidi. Pasalnya kenaikan BBM akan memicu lonjakan harga bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya. Sementara pendapatan masyarakat relatif tetap, bahkan cenderung menurun.

“Mohon pemerintah jangan membuat kebijakan secara instan dan tidak pro rakyat. Sebab rakyat Indonesia saat ini menjerit. Meskipun ada rencana subsidi BBM dialihkan untuk bantuan sosial, namun kami tidak yakin penyalurannya tidak akan tepat sasaran,” terang Bobby, salah satu orator unjuk rasa.

Laman: 1 2

Berita Terkait