Tak Jadi Hari Ini, Kimia Farma Belum Tetapkan Pelaksanaan Vaksin Berbayar

Senin, 12 Juli 2021 09:24

digtara.com – Setelah menuai pro dan kontra, PT Kimia Farma (Persero) Tbk memutuskan menunda penyelenggaraan vaksin berbayar yang rencananya dimulai hari ini, Senin (12/7/2021).

“Kami mohon maaf karena jadwal vaksinasi Gotong Royong Individu yang semula dimulai hari Senin, 12 Juli 2021 akan kami tunda hingga pemberitahuan selanjutnya,” jelas Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Ganti Winarno Putro melansir cnnindonesia.

Penundaan itu, menuruy Ganti, karena besarnya animo serta banyaknya pertanyaan yang masuk terkait vaksin tersebut.

“Jadi manajemen memutuskan untuk memperpanjang masa sosialisasi vaksinasi gotong royong individu serta pengaturan pendaftaran calon peserta,” bebernya.

Sebelumnya, pemerintah berencana mulai menjual vaksin berbayar via Kimia Farma mulai Senin (12/7). Program berjalan bersamaan dengan program gotong royong pengusaha yang dikritik lamban.

Belum jalannya program vaksinasi gotong royong namun mulai dibukanya program vaksin berbayar berujung kritik dari sejumlah tokoh masyarakat.

Salah satunya eks sekretaris menteri BUMN Said Didu. Ia menyebut seharusnya BUMN ditugaskan membantu rakyat yang susah, bukan berbisnis di tengah kesusahan rakyat.

Dia menilai bila vaksin berbayar dimaksudkan memperluas pelayanan, ia menyaranakan vaksin tetap digratiskan dengan syarat calon penerima vaksin memberikan santunan ke kas negara sebagai bantuan penanganan Covid-19.

Ia menyebut bantuan harus bersifat sukarela dan tidak dipatok angka minimum tertentu. Di sisi lain, ia menyarankan BUMN, diberikan biaya pelayanan dalam penyelenggaraan.

“Urutan vaksin: gratis-mandiri-jual komersial oleh BUMN. BUMN seharusnya ditugaskan membantu rakyat yg lagi susah, bukan berbisnis di tengah kesusahan rakyat,” tegas Said lewat akun Twitternya @msaid_didu.