Sederet Misteri dan Tuntutan Keluarga Brigadir J Usai Lapor Bareskrim, Istri Irjen Ferdy Sambo Kerap Beri Uang

Senin, 18 Juli 2022 17:18
suara.com
Kamaruddin Simanjuntak menyampaikan bukti foto ke media usai lapor ke Bareskrim Polri, Senin (18/7/2022)

digtara.com – Sederet misteri masih menyelimuti insiden penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Terutama bagi orang tua dan pihak keluarganya.

Terkini, pihak Keluarga Brigadir J melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri terkait kematian Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Pihak keluarga Brigadir J kini telah melayangkan beberapa tuntutan agar fakta kematian polisi tembak polisi yang menewaskan anaknya itu menjadi terang benderang di mata publik.

Berikut sederet misteri, pengakuan dan tuntutan keluarga Brigadir J terhadap penyelidikan kematian sang anak.

1. Curiga ada dugaan pembunuhan berencana

Pihak keluarga mencurigai bahwa kematian Brigadir J telah direncanakan oleh beberapa pihak.

Komaruddin Simanjuntak, kuasa hukum yang mewakili keluarga Brigadir J mengungkap, pihak keluarga melapor kepada Bareskrim Polri lantaran curiga bahwa kematian sang anak telah direncanakan.

Adapun laporan tersebut merujuk Pasal 340 KUHP Juncto pembunuhan sebagaimana dimaksud Pasal 338 KUHP, Juncto penganiayaan yang menyebabkan matinya orang lain Juncto Pasal 351.

Hal itu disampaikan Komarudin di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2022).

Komarudin menyertakan bukti, salah satunya ditemukan luka sayatan yang diduga akibat penganiayaan di beberapa bagian tubuh Brigadir J.

2. Peretasan ponsel Brigadir J

Terkait dengan laporan tersebut, pihak keluarga juga melapor adanya tindakan peretasan terhadap gawai yang dimiliki mendiang Brigadir J. Disebutkan bahwa ponsel Brigadir J kini tidak diketahui rimbanya.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait