Sadis! Calon Pengantin Tewas Dipenggal Kerabatnya di Kupang

calon pengantin
(ilustrasi)

digtara.com – Nasib malang dialami Maksi Obenu (22). Ia harus meregang nyawa gara-gara tak mau membantu menimba air. Kepala calon pengantin itu putus dipenggal kerabatnya.

Korban warga RT 12/RW 06, dusun 3, Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), rencananya akan menikahi calon istrinya sebut saja Ribka (19) pada Juli 2021 mendatang.

Informasi dihimpun digtara, Pada Jumat (22/1/2021) pagi, korban diminta calon istrinya yang sudah tinggal satu rumah untuk menimba air di sumur. Akan tetapi korban beralasan sakit kepala sehingga Ribka pun meninggalkan korban tidur. Calon istrinya itu kemudian ke sumur yang berjarak sekitar 120 meter dari rumah untuk menimba air.

Muat Lebih

Di tengah jalan, ia bertemu dengan kerabatnya Paulus Tamoes (38) yang kemudian menanyakan keberadaan korban yang tidak mau membantu calon istrinya mengambil air ke sumur. Ketika itu, Ribka tidak merasa curiga.

Tapi, setibanya di sumur, Ribka memiliki firasat kurang enak sehingga ia segera pulang ke rumah. Saat masuk kamar, ia dan mendapati calon sumainya (korban) sudah tidak bernyawa lagi dengan luka di leher. Ribkakemudian menuju ke rumah keluarga korban disekitar desa tersebut.

Di perjalanan, Ribka bertemu Odi Obenu (kerabat korban). Ia menceritakan kalau korban sudah meninggal dengan kondisi leher terpotong.
Untuk memastikan, Odi Obenu pun ke rumah REM dan ternyata benar korban sudah meninggal dalam keadaan leher terpotong. Odi Obenu kemudian pulang ke rumah memberitahukan keluarga perihal kejadian tersebut.

Dipenggal Kepala Nyaris Putus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar