Pengedar Sabu Jaringan Internasional Ditembak Mati

Kamis, 02 Juli 2020 21:15

Diupah Rp 5 Juta Setiap Terjual 1 Kilogram Sabu

Riko menambahkan jika dari pemeriksaan, para tersangka mengaku jika barang haram tersebut berasal dari Malaysia dan hendak diedarkan di kawasan Labuhan Batu Utara (Labura). Adapun aksinya kali ini merupakan yang kedua dan diberi upah Rp 5 juta dalam setiap 1 kg sabu.

Usai mengamankan kedua tersangka, Polisi melakukan pengembangan dan mengamankan tersangka Aphen serta Taufik di Perumahan Kasa Visela Jalan Bajak II-H Kecamatan Medan Amplas dengan barang bukti 2 kg sabu yang dikemas dalam teh hijau.

“Usai berhasil mengamankan keempat tersangka, kita kembali melakukan pengembangan. Namun tersangka Rizal melakukan perlawanan dengan mencoba merampas senjata dan menyerang petugas. Sehingga petugas kita melakukan tindak tegas dan tersangka meninggal saat dibawa ke RS Bhayangkara,” terangnya.

Selain barang bukti sabu, Polisi juga mengamankan barang bukti 2 unit mobil masing-masing mobil Ford BG 1197 CF dan Toyota Kijang Innova BG 1295 CF yang digunakan tersangka.

Akibat perbuatan itu, lanjutnya, tersangka dijerat Pasal 114 (2) subs Pasal 112 (2) subs Pasal 132 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

[ya]

https://www.youtube.com/watch?v=yQnMlBXqJ5Q

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Laman: 1 2

Berita Terkait