Kronologi Perkenalan Para Perampok Toko Emas di Medan, Teman SD dan Kenalan di Lapas

Kamis, 16 September 2021 12:50
foto: istimewa
Kapolda Irjen Panca menginterogasi para tersangka

digtara.com – Aksi perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun Medan sudah berhasil diungkap. Terungkap pula awal rangkaian perkenalan para pelaku perampok toko emas yang berjumlah 5 orang.

Otak pelaku Hendrik Tampubolon akhirnya harus meregang nyawa setelah melawan petugas saat pra rekonstruksi di kawasan Batangkuis.

Baca: Tindakan Polisi Tembak Mati Otak Pelaku Perampokan Dipertanyakan

Selain Hendrik, keempat tersangka lain yakni Farel (21), warga Jalan Garu I GG Manggis, Medan Amplas, Kota Medan. Kemudian tersangka Paul (32) warga Jalan Menteng, Medan Denai, Kota Medan. Lalu tersangka Prayogi alias Bejo (26), warga Jalan Bangun Sari, Medan Johor, Kota Medan, serta tersangka Dian Rahmat (26), warga Jalan Menteng VII Gg Patriot Medan.

Namun tersangka Dian adalah bagian penting dari skenario perampokan tersebut.

Baca: Otak Perampok Sempat Tanam Emas di Tanah Rumah Orangtuanya di Dairi

Dianlah yang menjadi penghubung antara Hendrik dengan tiga eksekutor lainnya yakni Paul, Prayogi alias Bejo dan Farel dengan Hendrik.

Awal perkenalan Dian dengan tiga pelaku perampok toko emas yakni dengan Farel dan Paul saat masih di rutan, mereka sama-sama residivis atas kasus pencurian dan penggelapan.

Saat di interogasi oleh Kapolda Sumut, Dian mengatakan mereka bertiga yang menawarkan diri.

Saat itu Dian menyebut Paul, Bejo dan Farel minta diajak apabila ada pekerjaan yang berbau kejahatan.

“Bagaimana bisa dapat mereka bertiga ?” Tanya Kapolda Sumut Irjen Panca Putra, Rabu (15/9/2021).

Laman: 1 2 3 4

Berita Terkait